Ketik disini

Headline Sumbawa

Guru Perusak Mobil Bupati Sumbawa Minta Maaf

Bagikan

SUMBAWA – Seorang guru di KSB Agus Susanto mendatangi Pendopo Bupati Sumbawa, kemarin (22/7). Pelaku perusakan mobil dinas Bupati Sumbawa ini datang menyampaikan permintaan maaf.

Agus Santoso datang ditemani Kadis Dikbudpora KSB Mukhlis sekitar pukul 16.00 Wita. Kebetulan saat itu, ada Bupati KSB DR HW Musyafirin dan Wakil Bupati KSB Fud Syaifuddin, yang bersilaturrahim.

Dalam pertemuan itu, Agus menyampaikan permohonan maaf yang sangat mendalam atas ulahnya. Ia sadar tindakannya salah besar.

Sebenarnya Agus sudah lama ingin minta maaf. Namun cara dan waktunya harus diperhitungkan agar tidak kembali menyinggung perasaan Bupati Sumbawa.

a�?Saya benar-benar khilaf. Mohon maafkan saya,a�? ujarnya.

Menurut Agus, peristiwa tersebut akan menjadi pelajaran berharga baginya. Ia berjanji tidak akan mengulangi lagi. Agus juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Sumbawa beserta keluarga yang telah menerima maaf darinya.

Sementara Bupati Sumbawa HM Husni Djibril mengaku, telah lama menunggu momen seperti ini. Jika Agus meminta maaf pada malam peristiwa terjadinya perusakan, pasti akan dimaafkannya. Sebab bupati tidak ingin menjadi orang yang pendendam.

a�?Saya juga minta maaf jika ada kata-kata yang mungkin kurang enak didengar saat itu. Mari kita saling mengikhlaskan,a�? kata bupati.

Selain itu, bupati dan Agus sepakat untuk mencabut laporan masing-masing. Sebelumnya bupati melaporkan kasus perusakan mobil dinasnya ke Polres Sumbawa Barat. Kasus tersebut terjadi di Dermaga Poto Tano, Sabtu (17/7) malam.

Sementara Agus Santoso melaporkan Amrullah, sopir bupati atas kasus pemukulan ke Polres Lombok Timur. Sebab, pemukulan yang terjadi di Pelabuhan Kayangan itu buntut dari perusakan mobil tersebut.

Untuk pencabutan laporan tersebut, kedua pihak memberikan kuasa kepada pengacara Neki Hendrata Rayes. Pencabutan laporan polisi itu disertai surat kuasa dari masing-masing pihak serta surat perdamaian.

Pencabutan laporan ini disepakati setelah Agus Santoso S.Pd didampingi Kadis Dikbudpora KSB Mukhlis disaksikan Bupati dan Wakil Bupati KSB.

Neki Hendrata mengaku, telah menerima surat kuasa dari kedua belah pihak. Rencananya hari ini dirinya akan berangkat ke Polres Lombok Timur untuk membuat surat pernyataan pencabutan laporan terkait kasus pemukulan.

a�?Setelah saya akan berangkat ke Polres KSB untuk mencabut laporan kasus perusakan,a�? katanya. (run/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka