Ketik disini

Metropolis

Merger SKPD Bikin Pusing Ahyar

Bagikan

MATARAMA�– Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, untuk penataan ulang organisasi, pihaknya tengah mendata dan mengkaji urusan di masing-masing SKPD. Hal ini sesuai Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2016 tentang Perangkat Daerah, dimana harus dilakukan penyesuaian ulang terhadap struktur organisasi kepemerintahan.

Dengan penyesuaian ini, ada kemungkinan beberapa SKPD akan dimerger (digabung) menjadi satu. Seperti Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).

Ahyar mengaku, merger ini menjadi beban pikirannya. Sebab tidak selamanya penggabungan organisasi berdampak baik. Fakta di lapangan menunjukkan, dua instansi itu sama-sama memiliki pekerjaan berat. Seperti Dispenda dan BPKAD.

a�?Keduanya bukan instansi kecil, ini merupakan pekerjaan besar,a�? katanya.

Selain itu, ada Dinas Kebersihan, Dinas Pertamanan dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) masing-masing memiliki tugas-tugas yang berat di lapangan. Jika digabungkan tentu kerjanya tidak akan maksimal. Artinya satu orang kepala SKPD harus memikirkan banyak hal.

a�?Bila nanti berdasarkan ketentuan dia harus merger, nah ini berat,a�? katanya.

Dengan penggabungan SKPD juga akan berdampak pada pengurangan pejabat eselon II. Mereka yang selama ini punya kapasitas memimpin dan mampu bekerja, bisa tidak dimanfaatkan secara optimal akibat merger itu.

a�?Berartikan harus ada penurunan jabatan, kan sayang SDM-nya,a�? kata Ahyar.

Meski harus diimplementasikan pada Oktober mendatang, namun Ahyar memastikan PP tersebut tidak akan menjadi acuan dalam memutasi pejabat.A� Ia tidak akan menunggu penerapan aturan itu. Sepanjang persiapan mutasi sudah siap, maka tidak mestinya menunggu PP diterapkan.

a�?Memang efektifnya ketentuan itu bulan Oktober tapi tidak perlu menunggu itu, kita jalan saja,a�? katanya. (ili/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka