Ketik disini

Headline Metropolis

PNS Jangan latah

Bagikan

MATARAM – Wakil Gubernur (Wagub) NTB H. Muhammad Amin mengingatkan PNS agar tidak ikut larut dalam keasyikan bermain game virtual Pokemon Go. Sebagai abdi negara, mereka diingatkan agar tetap fokus pada pekerjaan dan tanggung jawabnya.

a�?Ya itu tidak boleh PNS malah asyik main game. Apalagi, saking asyiknya malah mengabaikan kerjaan,a�? kata Amin, kemarin (22/7).

Amin mendukung penuh surat edaran (SE) yang juga dikeluarkan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) tentang larangan bermain game virtual berbasis GPS tersebut.

a�?Kita sudah terima SE itu dan kita mendukung larangannya,a�? kata Amin.

Dalam Surat Edaran MenPANRB No:B/2555/M.PANRB/07/2016 tanggal 20 Juli 2016 itu, secara tegas memberitahukan kepada seluruh pimpinan di satuan kerja masing-masing untuk melarang PNS bermain game virtual berbasis GPS di lingkungan instansi pemerintah. Dalam surat edaran ini, Menteri Yuddy juga meminta agar para Pejabat Pembina Kepegawaian di masing-masing-masing satuan kerja untuk melakukan pemantauan dalam pelaksanaannya.

a�?Ya kita minta masing-masing atasan juga mengawasi kalau ada anak buahnya yang bermain game di kantor atau saat jam kerja. Itu segera ditegur kalau perlu diberi sanksi,a�? tegas Amin.

Amin mengimbau seluruh PNS untuk fokus pada pekerjaannya dan tidak terpengaruh dengan Pokemon Go yang tengah mem-booming. a�?Banyak yang mesti harus dikerjakan oleh PNS. Jangan justru buang waktu bermain game,a�? pesannya.

Terlebih, sebagaimana termuat dalam SE Menpan RB, larangan main game serupa Pokemon Go ini juga untuk menjaga kerahasiaan dan keamanan. Jangan karena main Pokemon, lantas mengancam stabilitas keamanan nasional.

Diketahui, game Pokemon Go sendiri tengah mewabah di masyarakat. Anak muda hingga orang tua, pelajar hingga pekerja pun disibukkan oleh aktivitas memburu Pikachu (monster dalam Pokemon Go) dan kawan-kawannya.

Sebagian PNS dan pejabat di lingkup Pemprov NTB pun mengaku sempat dibuat ketagihan oleh game virtual ini. Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Provinsi NTB Erfan Rayes sendiri mengaku sempat menginstall game tersebut.

a�?Saya sempat main dan sudah level 4 tetapi sekarang sudah saya uninstall lagi. Kita fokus kerja saja,a�? kata Erfan. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka