Ketik disini

Giri Menang

Antisipasi Isu Radikalisme

Bagikan

GIRI MENANG – Menjadi salah satu daerah tujuan wisata, Pemkab Lombok Barat terus meminimalisir sejumlah gangguan. Termasuk mengantisipasi masuknya paham radikalisme.

Kabag Humas dan Protokol Saepul Ahkam mengatakan, sektor pariwisata merupakan industri yang rapuh. Sedikit saja berhembus isu masalah gangguan keamanan, dipastikan akan berpengaruh besar terhadap kunjungan wisatawan.

a�?Karena itu, antisipasi gangguannya harus menjadi prioritas,a�? katanya.

Menurut Ahkam, pemkab telah melakukan langkah-langkah antisipasi, guna meminimalisasi gangguan keamanan di sektor pariwisata. Caranya, melakukan koordinasi dengan aparat keamanan. Termasuk melibatkan masyarakat, untuk bersama-sama saling menjaga wilayahnya.

a�?Kepolisian dan TNI ikut kita libatkan demi terciptanya kemanan bagi wisatawan,a�? ujar mantan Kabid Pemerintahan Desa ini.

Sebagai kabupaten yang mengandalkan sektor pariwisata, Lobar tetap menaruh perhatian serius terhadap isu radikalisme. Setiap bulannya, bersama dengan tokoh masyarakat dan agama, pemkab melakukan rapat yang membahas tentang isu-isu keamanan di Lobar.

a�?Secara umum, Lobar aman dari paham seperti itu. Tapi jangan membuat kita terlena, masyarakat dan aparat keamanan harus tetap waspada,a�? pungkasnya.

Sementara itu, Kapolres Lobar AKPB Wingky Adhityo Kusumo mengatakan, kepolisian tetap melaksanakan patroli pengamanan ke sejumlah titik vital di Lobar. Terutama setelah berhembusnya isu balasan kelompok Mujahiddin Indonesia Timur (MIT) yang digawangi Santoso.

a�?Patroli tetap. Selain itu kita juga lakukan koordinasi dengan Polda NTB untuk pengamanan,a�? kata Wingky.

Selain patroli, lanjut Wingky, sejumlah anggota berpakaian preman telah disebar di seluruh objek vital dalam wilayah hukum Polres Lobar. a�?Kita juga imbau masyarakat dan satuan pengamanan di lokasi untuk saling bekerja sama,a�? imbau perwira dua mawar ini. (dit/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka