Ketik disini

Tanjung

Infrastruktur Pariwisata Ditarget Rampung 2017

Bagikan

TANJUNG – Lombok Utara telah melaunching tagline Lombok Utara Destinasi Wisata Dunia. Untuk menunjang tagline tersebut, Pemkab Lombok Utara kini tengah melakukan pembenahan dan peningkatan pelayanan di sektor pariwisata.

Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menyampaikan pemerintah pusat menargetkan agar daerah mengambil kebijakan prioritas. Dalam hal ini Lombok Utara memilih pembangunan dan pelayanan pariwisata guna mencapai tujuan tersebut. a�?Pembenahan sektor pariwisata mulai dari infrastruktur hingga destinasi wisata kita targetkan rampung pada 2017,a�? ujarnya saat membuka event Gili Menggawe di Gili Air, Sabtu (23/7).

Ditambahkan, selain dengan potensi destinasi wisata yang sudah ada, beberapa event seperti Gili Menggawe merupakan salah satu langkah yang sangat positif untuk mempromosikan pariwisata. Hanya saja, wisatawan harus diberikan opsi lebih untuk aktivitasnya. Maka dalam hal ini Pemkab segera membangun Open Stage yang menampilkan kegiatan budaya lokal kepada kalangan wisatawan.

a�?Kegiatan seperti ini bagus sebagai promosi. Tapi nanti kita akan berikan alternatif lain bagi wisatawan dengan mendirikan open stage. Sebab selama ini kegiatan wisatawan di tiga gili khususnya hanya monoton,a�? paparnya.

Lebih lanjut, Najmul mengatakan kegiatan yang bersifat promosi pariwisata tentu sangat didukung. Najmul pun menjanjikan jika nantinya Gili Menggawe sudah menjadi agenda tahunan, maka pemkab bakal menggangarkan melalui APBD.

Pantauan koran ini, Gili Menggawe dibuka langsung bupati dan wakil bupati Lombok Utara. Event Gili Menggawe tahun ini, bakal menyuguhkan beberapa acara, diantaranya lomba kebersihan yang diselenggarakan pada awal bulan Agustus selama satu minggu, perlombaan olahraga, upacara bendera memperingati HUT Indonesia yang diikuti seluruh masyarakat Desa Gili Indah dan pengusaha. Selain itu, triathlon yang akan dilaksanakan pada 28 Agustus mendatang yang pesertanya juga diikuti oleh wisman, hingga hiburan rakyat selama dua hari sebelum penutupan event.

Kepala Desa Gili Indah H. Taufik menjelaskan, dalam prosesnya pihak desa hanya menyediakan anggaran sebesar Rp 7 juta yang merupakan sisa anggaran saat perayaan Natal dan tahun baru pada tahun 2015 lalu. Oleh sebab itu, pihaknya menggangarkan melalui ADD senilai Rp 15 juta sehingga total anggaran sebesar Rp 22 juta. a�?Memang anggaran yang ada minim tetapi kita berusaha maksimal melaksanakannya,a�? ujarnya.

Dijelaskan, Gili Air dipilih menjadi lokasi karena merupakan pusat pemerintahan Desa Gili Indah. Dengan berbagai kegiatan tersebut, diharapkan bisa membantu Pemkab Lombok utara dalam mempromosikan pariwisata. Terlebih, Pemkab telah mendeklarasikan diri sebagai tujuan destinasi wisata dunia. a�?Masyarakat juga harus turun tangan untuk mempromosikan pariwisata,a�? pungkasnya. (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka