Ketik disini

Politika

Jelang Pilgub, Pendukung Lalu Rudy Srigede Mulai Dekati PPP

Bagikan

MATARAM – Masing-masing tokoh yang ingin maju di pilgub NTB mulai bergerilya membangun kekuatan. Tidak sekadar membuat komunitas-komunitas, tapi mereka mulai mendekati partai politik.

Sekretaris DPW PPP NTB Muhammad Akri mengatakan, dari sejumlah nama tokoh yang disebut-sebut akan maju, baru pendukung Lalu Rudy Irham Srigede yang membuka komunikasi dengan PPP.

PPP yang menguasai enam kursi di DPRD NTB tentu tidak begitu cepat menentukan sikap politik. Pelaksanaan pilgub NTB yang masih lama membuat partai ini lebih selektif mempelajari siapa bakal calon kepala daerah pengganti TGB itu.

Menurut Akri, pada prinsipnya PPP menginginkan pemimpin yang benar-benar mampu menyejahterakan rakyat. Tidak hanya itu, menurut dia PPP juga punya banyak kader potensial yang dapat diusung pada pilgub mendatang.

“Memang baru orangnya (pendukung) Lalu Rudy yang pernah membangun komunikasi dengan kami, tapi tentu kami lebih selektif dalam menentukan pasangan calon,” kata Akri kepada Lombok Post, kemarin (24/7).

Dikatakan, banyak tokoh yang berpotensi maju pada pilgub NTB 2018. Tidak saja yang berancang-ancang menggunakan kendaraan partai politik, tapi juga ada yang maju melalui mekanisme independen. Dengan begitu, pihaknya tetap mempelajari peta politik dan perkembangan politik yang terjadi.

Belajar dari pilkada 2015, kata Akri, PPP melihat kecenderungan bahwa masyarakat menginginkan banyak perubahan. Tidak heran jika msyarakat memilih pemimpin yang memiliki kapabilitas dan punya pengalaman dalam kepemimpinan.

“Kita butuh pemimpin yang tidak sekadar cerdas, tapi memiliki seni memimpin dan peka terhadap persoalan rakyat,” paparnya.

Sebagai partai politik tua di Indonesia, PPP dinilai punya strategi tersendiri dalam menentukan sikap politik. Bahkan kini PPP mulai merubah strategi politiknya dengan memperkuat basis di kalangan anak muda.

Pada pilkada serentak 2018, PPP berkomitmen memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dengan melibatkan seluruh masyarakat untuk mempelajari calon pemimpinnya.

Penguasaan terhadap teknologi informasi menurut dia akan menjadi salah satu yang menentukan tingkat keterpilihan kepala daerah.

Selain itu, dia juga berharap calon pemimpin masa depan merupakan orang-orang yang dekat dengan media sehingga dapat leluasa menyerap informasi.

“Intinya ya kita berharap pemimpin masa depan yang gak gagap teknologi apalagi pemimpin yang gagal paham,” pungkasnya. (tan/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka