Ketik disini

Metropolis

Bangun Kampung Nelayan, Pemkot Mataram Butuh Rp 8 Miliar

Bagikan

MATARAMA�– Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kota Mataram masih cukup banyak. Misalnya saja seperti rumah para nelayan yang ada di sepanjang Pantai wilayah Ampenan.

Untuk itu, Pemerintah Kota Mataram berencana membangun perumahan nelayan. Hal tersebut diungkapkan oleh Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh. a�?Kita akan bangun perumahan bagi para nelayan dalam bentuk kampung nelayan. Tapi bukan Rusunawa,a�? jelas Ahyar.

Pemerintah menolak membangun Rusunawa dikarenakan kondisi angin pantai yang cukup kencang. Pemkot membutuhkan anggaran sekitar Rp 8 miliar untuk membangun sedikitnya 200 rumah. Estimasi biaya masing-masing rumah senilai Rp 40 juta.

a�?Ini juga nantinya bisa menjadi jalan keluar untuk penyelesaian persoalan masalah selama ini (kasus penggusuran warga Pondok Perasi, Red),a�?A� kata Ahyar.

Kepala Bappeda Kota Mataram Lalu Martawang menjelaskan rencana pembangunan Kampung Nelayan ini akan dilaksanakan tahun 2017. Pemerintah Kota Mataram akan berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Pusat.

a�?Bisa saja nanti kami dari Pemkot yang siapkan lahannya. Sementara untuk bangunan fisiknya dari pemerintah provinsi atau pusat,a�? terang Martawang.

Kampung nelayan ini dijelaskan Martawang dihajatkan untuk meningkatkan kualitas hidup para nelayan. Salah satunya dengan memberikan mereka tempat tinggal yang layak.

a�?Selain rumah, sanitasi dan kebersihannya juga akan menjadi perhatian. Kemungkinan ini akan dibangun di kawasan Bintaro,a�? tandasnya. (ton/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka