Ketik disini

Headline Metropolis

Duh, Sampah Masih Berserakan

Bagikan

MATARAMA�– A�Wali Kota Mataram, H Ahyar Abduh menyorot masalah kebersihan jelang pelaksanaan MTQ Nasional. Ahyar telah meminta Dinas Kebersihan Kota Mataram untuk menyiapkan semua petugas dan fasilitas untuk stanby menjaga kebersihan. Bukan hanya di Kota Mataram melainkan juga kebersihan di semua lingkungan.

a�?Ini pertaruhan bagi Kota Mataram. Saat ini masyarakat dari luar daerah sudah membayangkan Mataram ini dalam berbagai bentuk. Jangan sampai nanti bayangan mereka kita kecewakan,a�? kata Ahyar kepada wartawan.

Sehingga, kebersihan di Kota Mataram harus menjadi perhatian penting. Mulai dari area pusat pelaksanaan hingga semua sudut kota. Untuk itu, ia juga mengaku telah membuat surat edaran kepada semua pedagang, pengusaha serta camat maupun lurah untuk memperhatikan masalah kebersihan.

Sementara Kepala Dinas Kebersihan Kota Mataram, Dedy Supriadi mengaku sudah menyiapkan petugas khusus jelang MTQ nasional. Dijelaskannya, tak kurang dari 160 petugas kebersihan akan mengurus masalah sampah di Kota Mataram selama MTQ berlangsung.

a�?Nanti mereka akan masuk secara bergantian menjadi dua shift. 80 orang masuk pagi, 80 sisanya bertugas saat siang hari,a�? jelas Dedy.

Selain itu, puluhan Satgas kebersihan juga akan standby saat malam hari. Untuk menghindari adanya masyarakat yang buang sampah sembarangan di ruang terbuka seperti pinggir jalan raya atau di kali.

Sedangkan untuk kendaraan pengangkut sampah, semuanya dioperasikan. Bahkan, kendaraan sampah tersebut akan beroperasi ekstra dua kali dalam sehari. a�?34 truck sampah akan beroperasi saat pagi hari. Siangnya 20 akan kembali kita operasikan untuk mengangkut sampah dari TPS ke TPA,a�? paparnya.

Ia mengaku, masalah utama yang dihadapi Dinas Kebersihan Kota Mataram saat ini adalah keterbatasan kendaraan. Mengingat sistem pengelolaan sampah di Kota Mataram masih menggunakan sistem angkut-buang. a�?Terserah orang mau bilang ini alasan klasik. Saya tidak peduli. Toh ini faktanya,a�? cetus Dedy.

Sementara untuk alat pembakaran sampah Osamtu, ia menantang Ir Sri Tedjo Wulan untuk menyelesaikan proyeknya. Karena, ia mengaku sudah menyiapkan anggaran untuk pembangunan saluran penetralisir asap sisa pembakaran.

a�?Ayo saja, tapi tolong pertanggung jawabkan anggarannya. Kami sudah siapkan tapi tentu tidak bisa kami berikan langsung semuanya ke dia,a�? tandasnya.(ton/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka