Ketik disini

Bima - Dompu

JK Tewas Gantung Diri di Ambalawi

Bagikan

BIMA – JK (inisial), warga Dusun Rite Satu, Desa Rite Kecamatan, Ambalawi ditemukan tewas. Pria 25 tahun itu nekat mengakhiri hidup dengan cara gantung diri.

Pria yang diduga menderita keterbelakangan mental gantung diri menggunakan sarung. Ia mengikat sarung di palang atap rumah, dan melilitkan di lehernya.

Korban kali pertama ditemukan adiknya Ferdi sekitar pukul 15.45 Wita, Minggu (24/7). Saat itu, korban sudah tidak sadarkan diri. Kapolsek Ambalawi IPTU Wahyudin mengatakan, korban ditemukan sudah tidak bernyawa. Berdasarkan keterangan saksi Nurbaya, kata dia, sebelum kejadian korban terlihat duduk melamun di tangga rumahnya. Saat itu saksi tengah menjemur padi di halaman rumah.

a�?Kebetulan rumah saksi dengan korban berdekatan,a�? katanya dihubungi via ponsel, Senin (25/7).

Dari keterangan saksi, saat itu korban sendiri di rumahnya. Sementara, saudara korban sedang berada di luar. Sekitar pukul 14.50 wita, saudara korban bernama Ferdi datang dan naik ke rumah.

Adiknya itu kaget melihat korban sudah bergelantungan dan tidak sadarkan diri. Lalu, berteriak meminta tolong kepada warga setempat.

a�?Kakak JK (disebutkan nama lengkap) gantung diri,a�? kata kapolsek meniru teriakkan adik kandung korban.

Mendengar teriakan Ferdi, ayah tiri JK bersama warga lain mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara). Kemudian, warga melepas ikatan dan lilitan sarung di lehernya.

a�?Korban sempat dibawa ke Puskesmas Ambalawi, namun korban meninggal dalam perjalanan,a�? ujarnya.

Wahyudin mengungkapkan, korban mempunyai riwayat keterbelakangan mental. Ia diduga murni bunuh diri.

Pihak dokter Puskesmas Ambalawi juga memastikan korban tewas gantung diri. Karena tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan di sekujur tubuh korban.

a�?Pihak keluarga korban tidak menuntut dan mengikhlaskan kepergian korban,a�? pungkasnya. (yet/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka