Ketik disini

Headline Metropolis

Pejabat Dilarang Keluyuran

Bagikan

MATARAMA�– Jelang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-26,A� Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh meminta semua pejabat tidak keluyuran ke luar daerah sampai acara selesai. Mereka diminta fokus mensukseskan perhelatan nasional yang akan dilaksanakan dari 28 Juli hingga 7 Agustus 2016.

a�?Saya sudah disposisi, tidak boleh ada yang keluar daerah. Kecuali ada hal-hal yang sangat urgent,a�? tegasnya, kemarin (25/7).

Menurut Ahyar, pelaksanaan MTQ Nasional kali ini merupakan pertaruhan bagi nama baik Kota Mataram. Sebab sukses dan tidaknya acara akan menjadi penilaian orang luar bagi daerah. Jika sukses, maka harumlah nama Mataram dan NTB.

Banyak hal yang akan dinilai. Mulai dari pelaksanaanya, bagaimana panitia bekerja sesuai rencana yang sudah ada. Bagaimana pelayanan kepada para tamu, dan yang tidak kalah penting adalah bagiamana kondisi kota sebagai tempat penyelenggaraan.

a�?Ini pertaruhan kita, kapan lagi? MTQ ini merupakan salah satu perhelatan besar nasional,a�? katanya.

Sebanyak lima ribu lebih orang akan datang menginap di Mataram. Sehingga benar-benar akan menjadi ajang bagi tuan rumah untuk membangun citra positif.A� Baik dari segi kerapian dan kebersihan kota. Termasuk keamanan, keramahan dan kenyamanan. Semua akan dilihat para tamu yang datang.

a�?Saya bilang ke semua SKPD, pokoknya dalam 15 hari ini yang suka mancing disetop dulu, yang futsal kemudian yang lain-lain, tidak ada, semua berpikir ke MTQ,a�? imbuhnya.

Selain itu, Ahyar juga meminta semua elemen masyarakat ikut menyemarakkan MTQ, dengan cara membersihkan rumah dan kantor. Toko-toko dan kantor yang ada di sepanjang jalan utama harus dihiasi dengan ucapan selamat dan sukses MTQ Nasional, sehingga kota benar-benar nampak semarak.

Bahkan ia sampai membuat surat edaran agar semua toko memasang umbul-umbul atau lampu hias. a�?Terutama di wilayah timur ini (Cakra) masih adem ayam, apa kita tidak punya kepedulian,a�? sindirnya.

Menurut Ahyar, MTQ merupakan momen bagi seluruh masyarakat untuk dapat menikmati dampaknya. Dengan banyaknya tamu, tentu mereka akan banyak membelanjakan uangnya. Mulai dari penginapan, makan dan sebagainya. Artinya para pelaku usaha dari pedagang kaki lima hingga pengusaha besar akan untung.

a�?Jika berasil membangun kesan yang baik, tentu tamu akan datang lagi,a�? ujarnya.

Untuk memeriahkan MTQ, Pemkot Mataram sudah memasang 1000 lampion, memperbaiki taman, memasang spanduk, menggelar lomba mars MTQ. Mars tersebut akan diputar di semua masjid agar gemanya semakin terasa di tengah masyarakat.

Tidak hanya wali kota, Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana juga tidak kalah sibuk menjelang MTQ Nasional ke-26. Fokus mempersiapkan wajah kota, ia terus berkeliling meninjau penataan taman-taman kota yang akan dilalui para tamu dari luar.

Seperti Bundaran Bypass di Jalan Lingkar Selatan. Lokasi ini menjadi pintu selamat datang bagi peserta MTQ dan para tamu negara, sehingga harus benar-benar tertata rapi dan dipermak menjadi indah.

Satgas pertamanan dikerahkan untuk menanam bunga dan merapikan bundaran yang belum juga rampung hingga saat ini. a�?Ini gerbang kota, jadi harus benar-benar bagus biar ada kesan ketika orang masuk kota,a�? katanya.

Ia berharap Dinas Pertamanan dan dinas lainnya bekerja lebih cepat untuk menuntaskan pekerjaan yang belum selesai. Penanaman bunga hingga pemasangan lampu hias. Sehingga pada saat pelaksanaan MTQ semua sudah siap, tidak ada lagi pekerjaan. a�?Mereka sekarang terus bekerja,a�? tandas Mohan. (ili/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka