Ketik disini

Headline Kriminal

Empat Pembobol Gereja di Mataram Ditangkap, Satu Masih Buron

Bagikan

MATARAM – PolisiA� akhirnya membekuk komplotan terduga pencuri alat-alat musik gereja Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) Mataram, Rabu (27/7). Mereka adalah M. Safwan, Azhari Irwansyah, M. Farwono dan Yuda.

Kapolsek Mataram Kompol Taufik mengatakan, pihaknya menangkap ketiga pelaku tersebut berdasarkan laporan polisi : LP/K/272/VII/2016/NTB/Res Mataram Polsek Mataram. Komplotan itu berhasil membawa kabur beberapa alat musik gereja. Seperti, organ, gitar, komputer, bass, dan sound system. A�Namun, satu pelaku bernama Dahlan masih buron. Dan sampai saat ini, masih dalam pengejaran pihak kepolisian.

Dari pengakuan pelaku, mereka memang sengaja merencanakan aksi pembobolan di gereja. Namun, awal mulanya, Safwan dan Farwono merencanakan akan membobol rumah kosong.

Namun, setelah mereka menghubungi tiga teman lainnya. Rencananya mereka merubah dan membidik Gereja Pantekosta di Indonesia (GPDI) di jalan Pariwisata.

a�?Mereka mulai mengatur rencana setelah membidik gereja,a�? ujarnya.

Salah satu dari mereka merencanakan pemetaan lokasi dan salah satu dari mereka melihat arah CCTV. a�?Irwansyah melihat CCTV dan Safwan mengeksekusi,a�?ucapnya.

Setelah Safwan berhasil masuk, Irwan dan Dahlan menyusul lewat pagar sebelah timur gereja.S etelah berhasil masuk, mereka melihat CCTV yang terpasang di tembok atas. Sehingga, mereka menutupi diri menggunakan topeng.

Setelah berhasil masuk, Farwono dan Yuda menunggu di luar area. Mereka sesekali melihat kedatangan orang.

a�?Farwono dan Yuda berjaga di dekat Rumah Sakit Tentara,a�? ucapnya.

Setelah beberap menit merapikan hasil curian, Safwan menelpon Farwono. Dari hasil pembicaraannya yaitu membebritahukan bahwa eksekusi sudah dilakukan. A�A�Selanjutnya, Farwono mempersiapkan taksi untuk mengangkut semua barang hasil curiannya tersebut. Mereka langsung membawa hasil curiannya ke Lombok Utara.

a�?Rencananya, mereka akan menjualnya di Gili Terawangan,a�? kata mantan Kasat Sabhara Polres Mataram ini.

Namun, aksi kejahatan para pencuri amatir ini rupaya tak rapi.A� Polisi berhasil mengidentifikasi salah seorang pelaku dari tato miliknya yang tertangkap kamera CCTV.A�a�?Salah satu dari pelaku berhasil teridentifikasi, ada tato di lengan kirinya, dia itu berinisial SA,” ujarnya.

Dari sini polisi melakukan pengejaran. Hasilnya tak sampai 12 jam keempat pelaku dapat dibekuk. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka