Ketik disini

Headline Politika

Selama MTQ, Pengusaha Diminta Tak Naikkan Harga Berlebihan

Bagikan

MATARAM – Komisi II DPRD NTB mengimbau pengusaha di NTB menjaga nama baik daerah selama pelaksanaan berlangsung.

“Pemerintah harus hadir untuk mengatur kenaikan harga baik hotel maupun transportasi selama MTQ berlangsung,” pesan anggota Komisi II DPRD NTB Raihan Anwar, kemarin (28/7).

Dia berpesan pengusaha, baik dibidang pariwisata, transportasi dan perhotelan, sebaiknya tidak memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan. Artinya, tidak menaikkan harga yang terlampau tinggi dengan memanfaatkan momentum MTQ.

a�?Mari kita jaga citra NTB sebagai tuan rumah pelaksanaan MTQ, jangan menaikkan harga terlampau tinggi sehingga membebani tamu,a�? harapnya.

Politisi Partai Nasdem itu menilai secara hukum pasar menunjukkan kenaikan harga baik hotel maupun transportasi merupakan hal yang wajar.

Di mana permintaan naik, maka sangat memungkinkan harga-harga akan naik.

Meski begitu, kehadiran pemerintah dalam hal ini sangat penting untuk mengatur agar kenaikan harga itu dalam taraf wajar.

Raihan mengatakan sangat tepat jika Gubernur NTB mengeluarkan surat edaran kepada pihak perhotelan agar tidak menaikkan harga yang terlampau tinggi.

a�?Sebaiknya memang imbauan itu disampaikan melalui surat edaran resmi setelah sebelumnya berkoordinasi dengan pihak perhotelan,a�? ungkapnya.

Di samping itu, Raihan menjelaskan pola pengaturan yang dapat dilakukan adalah menentukan ambang batas maksimal. Sehingga tetap dapat memberikan dampak signifikan kepada pebisnis.

Dia menyontohkan bagaimana kenaikan harga hotel maupun transportasi dipatok 10 atau 25 persen dari harga biasa.

Bagaimanapun juga, kata Raihan, masyarakat NTB terutama pelaku wisata dan pelaku bisnis harus mendapat dampak signifikan terhadap kegiatan nasional itu.

Termasuk para pedagang kaki lima yang harus mengambil bagian dan memberikan pelayanan terbaiknya kepada tamu.

Raihan lantas menyontohkan bagaimana pada Idul Fitri harga tiket pesawat, bus, dan kereta api naik dengan ketentuan ambang batas tertentu. Begitu juga dengan harga bahan pokok yang naik setiap bulan puasa tiba.

a�?Tapi jangan yang biasa dari bandara ke Mataram Rp150 ribu tiba-tiba melonjak jadi Rp 400 ribu, itu kan sangat rakus namanya,a�? tegasnya.

Dia juga mendorong agar masyarakat NTB punya mentalitas pelayanan yang baik.

Tidak menipu tamu apalagi sampai menelantarkan tamu. Pasalnya, hal itu akan diingat terus dan menjadi preseden buruk bagi pariwisata NTB kedepannya.

Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu optimistis pelaksanaan MTQ di NTB berjalan lancar dan sukses.

Bahkan kedepannya NTB tetap akan dipercaya menjadi tuan rumah kegiatan-kegiatan nasional dan menjadi tujuan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. (tan/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys