Ketik disini

Ekonomi Bisnis Headline

Bulog Datangkan 100 Ton Gula Pasir ke NTB

Bagikan

MATARAM – Bulog Divre NTB kembali mendatangkan stok gula pasir dari Jawa Timur sebanyak 100 ton. Gula pasir ini guna memenuhi kebutuhan masyarakat. Serta menekan harga gula pasir di pasaran yang dinilai masih cukup tinggi.

“Stok sebelumnya 50 ton belum mampu tekan harga, karenanya kita datangkan lagi dua kali lipat,” kata Kepala Bulog Divre NTB Arif Mandu saat memantau pembongkaran empat kontainer gula pasir di Kantor Pergudangan Cakranegara II, Sweta, Mataram, kemarin (29/7).

Menurutnya, Bulog akan memenuhi kembali kebutuhan gula pasir di masyarakat dua kali kipat. Terlebih, ketersediaan gula pasir di daerah pemasok masih berlimpah ruah.

“Kami juga tidak khawatir kalau pedagang mau timbun gula, karena (gula) tidak bertahan lama,” ujarnya.

Dijelaskan, stok gula pasir tersebut akan didistribusikan kembali ke sejumlah wilayah NTB. Seperti Lombok Timur, Sumbawa, dan Bima sebanyak 10 hingga 20 ton gula pasir.

“Pendistribusian gula pasir paling besar ada di Mataram,” imbuhnya.

Meski pendistribusian gula pasir lebih besar di Mataram, lanjutnya, jumlah pembelian tetap dibatasi. Per orang dibatasi 2 kilogram (kg) setiap pembelian. Dengan harga gula pasir Rp 13 ribu per kg.

Untuk pedagang, diakuinya, sebenarnya Bulog memberi kesempatan untuk membeli dalam jumlah besar. Hanya saja ada persyaratan. Yakni pedagang harus menjual harga gula pasir tidak lebih dari harga eceran tertinggi (HET) Rp 13 ribu.

“Niat pedagang juga harus sama, menekan harga gula pasir. Kami tidak mau mereka beli dan jual lagi dengan harga lebih mahal,” tandasnya. (ewi/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka