Ketik disini

Bima - Dompu

Jangan Main Pecat

Bagikan

BIMA – Kades (Kepala Desa) diingatkan tidak bertindak sewenang-wenang. Memecat atau mengangkat aparatur desa. Apalagi tindakan itu didasari dendam politik.

”Kades tidak boleh main pecat,” kata Wakil Bupati (Wabup) Bima Dahlan HM Noer, kemarin (29/7).

Penegasan itu disampaikan wabup menyikapi isu yang berkembang pasca Pilkades serentak 16 Juli lalu. Menurut dia, pengangkatan dan pemecatan aparatur desa telah diatur melalui Perda maupun Undang-Undang. Semua regulasi itu harus dipatuhi.

”Jangankan pemerintah desa, kami di daerah saja harus mamatuhi regulasi itu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, aparatur desa dapat dipecat jika mengundurkan diri, meninggal dunia, terlibat kasus pidana dengan ancaman maksimal lima tahu. Terkahir melakukan tindakan amoral seperti, perzinahan.

”Selain dari ketentuan itu, tidak bisa dijadikan alasan untuk memecat mereka. Apalagi hanya karena beda dukungan saat Pilkades,” tegasnya.

Kepala desa, katanya, harus memberikan pelajaran politik yang cerdas kepada masyarakat. Bukan malah sebaliknya.

”Ini yang harus menjadi perhatian bagi calon kepala desa terpilih,’’ ingatnya.

Ia berjanji akan mengawasi kinerja pemerintah desa. Terutama kebijakan yang dapat merugikan masyarakat. Kepala desa yang bertindak di luar aturan, sambung dia, akan ditindak tegas. Seperti apa tindakan itu, wabup tidak menjelaskan secara detail.

”Pemerintah ada hanya untuk rakyat dan daerah,” katanya. (mch/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka