Ketik disini

Sumbawa

Kejari Cek Aliran Dana

Bagikan

SUMBAWAA�– Tim dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa kembali mengecek item kegiatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) tahun 2014. Mereka menyasar dinas-dinas penerima bantuan. Hasilnya, tim kejaksaan menemukan dua item kegiatan yang diduga bermasalah.

KasiIntel Kejari Sumbawa Erwin Indrapraja mengaku, pihaknya sudah turun ke lapangan lagi. Pihaknya mengecek kegiatan salah satu instansi penerima dana di lapangan. Hasilnya, satu kegiatan diketahui sudah sesuai peruntukannya. Sementara dua sisanya masih perlu didalami.

a�?Masih perlu didalami lagi, karena baru pemeriksaan kasat mata,a�? kata Erwin, kemarin (29/7).

Erwin menjelaskan, meski perlu didalami, bukan berarti ada penyimpangan. Erwin juga tidak menampik jika beberapa item kegiatan DBHCHT ditemukan dugaan penyimpangan. Hanya saja, pihaknya masih perlu mendalami.

a�?Kami belum bisa menyampaikan apa saja dugaan penyimpangan itu,a�? tegasnya.

Sejauh ini pihaknya sudah turun lapangan. Ada enam lokasi yang telah dicek. Kali ini, kejaksaan mendalami kegiatan di dua instansi. Masih ada lima instansi lagi yang harus didalami.

a�?Karena itu, kami akan kembali melakukan turun lapangan dalam waktu dekat ini,a�? tegas dia.

Diketahui, Kejari Sumbawa menyelidiki DBHCHT di Kabupaten Sumbawa 2014 lalu. Penyelidikan ini berdasarkan laporan dari masyarakat. Dalam laporan itu diduga ada penyelewengan terkait penggunaan dana sebesar Rp 7,3 miliar itu.

Ada tujuh SKPD penerima DBHCHT di Kabupaten Sumbawa. Yakni, Dinas Kehutanan dan Perkebunan, Dinas Kesehatan, dan RSUD Sumbawa. Sejumlah pejabat dari masing-masing SKPD terkait juga sudah dipanggil untuk diklarifikasi. (run/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys