Ketik disini

Bima - Dompu

Pak Presiden, SMK YAPIK Dompu Butuh Gedung!

Bagikan

DOMPU – Presiden Joko Widodo rencananya akan membuka MTQ Nasional 2016 di NTB, hari ini. SMK Kesehatan YAPIK Gerbang (Yayasan Peduli Kecerdas Generasi Bangsa) Dompu memanfaatkan kehadiran orang nomor satu di Indonesia ini.

Siswa maupun guru berharap ada bantuan dari presiden. Karena, sekolah mereka masih kekurangan ruang kelas. Saat ini, mereka hanya memiliki tiga ruang belajar saja.

Guru dan siswa meminta bantuan dengan cara unik. Mereka berpose di depan gedung sekolah sambil memegang kertas berukuran besar. Kertas itu bertuliskan a��Pak Presiden Bantu Kamia��.

Kepala SMK Kesehatan Yapik Ida Faridah menjelaskan, sekolah masih kekurangan ruang kelas. Sementara, jumlah siswa sekitar 104 orang. Saat ini, sekolahnya hanya memiliki tiga ruang belajar.

a�?Kami butuh satu RKB (Ruang Kelas Baru) lagi,a�? katanya, kemarin (29/7).

Ratusan siswa itu terbagi empat rombongan belajar (rombel). Kelas X ada dua rombel. Kelas XII satu rombel. Kelas XIII satu rombel.

a�?Jumlah gurunya 22 orang,a�? sebut dia.

Untuk memenuhi kebutuhan belajar siswa itu, sekolah terpaksa menyekat sebuah ruangan. Sebagian untuk ruang belajar. Sebagian lagi untuk kantor.

a�?Kalau ruang guru belum ada. Sementara, kita pakai berugak saja,a�? akunya.

Ia menjelaskan, sekolahnya memiliki satu program keahlian. Yakni Keperawatan. Rencananya, sekolah akan membuka satu program keahlian di bidang analis. Ida melihat cukup banyak peminat. Tapi, rencana itu terpaksa ditunda dengan alasan klasik. Sarana dan prasaran belum memadai.

a�?Kami konsentrasi satu program keahlian dulu,a�? ujarnya.

SMK kesehatan Yapik ini tergolong baru. Ida mengaku, butuh perjuangan keras untuk memperkenalkan di tengah masyarakat. Terutama dalam menarik minat siswa.

a�?Apalagi sekolah baru dengan keterbatasan sarana dan prasarana,a�? akunya.

Ida mulai menjabat kepala sekolah tahun 2014. Sebelumnya, ia seorang guru dan Wakasek. Setelah menerima amanah itu, Ida membuat terobosan.

Ia mensosialisasikan sekolah untuk meningkatkan minat siswa. Juga membuat program YAPIK road to school. Lambat laut peminat pun berdatangan.

a�?Untuk menghidupkan sekolah ini butuh perjuangan. Kami bersama guru dan siswa harus turun ke SMP untuk sosialisasi,a�? akunya.

Kendati terbilang baru, sambung dia, SMK Kesehatan YAPIK memiliki sederet prestasi. Mereka juara terbaik pentas seni tingkat SMK di Dompu. Juara menyanyi, hip hop (tari modern), tari tradisional, mengaji, ceramah, volly ball, dan sepak bola.

a�?Meski penuh kekurangan, siswa kami tetap mengukir prestasi,a�? katanya bangga.

Ida berharap pemerintah daerah, provinsi, maupun pusat untuk membantu pembangunan gedung. Ia juga berharap Presiden yang berkunjung ke NTB memberikan perhatian. Sekolahnya kekurangan ruang belajar, kantor, dan ruang praktek.

a�?Untuk ruang praktek, sementara kami menggunakan ruang belajar,a�? keluhnya.

Ruang guru juga, lanjut dia, belum ada. Begitu pula dengan perpustakaan, laboratorium, dan pagar sekolah.

a�?Akibat belum ada pagar, halaman sekolah kami penuh dengan ternak sapi dan kambing,a�? pungkasnya. (jw/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka