Ketik disini

Feature Metropolis

Kitab Suci Alquran Berisi Obat, Petunjuk dan Rahmat

Bagikan

MATARAM – Muhammad Adnan, salah satu hafiz mengatakan jika Alquran banyak mengandung obat. Dan itu hanya bisa dibuktikan oleh orang-orang yang rajin mengeksplorasi kandungan ayat di dalam Alquran.

a�?Terutama penyakit hati,a�? kata Adnan.

Ia sendiri selalu merasakan manfaat besar dengan membaca Alquran. Setiap kali mendapat persoalan berat, hingga membuatnya berfikir keras, maka ia cukup melafazkan Alquran. Maka dengan sendirinya hati menjadi tenang.

a�?Menariknya, dalam beberapa riset, banyak penyakit fisik ternyata diawali dari fikiran,a�? imbuhnya.

Seseorang mudah jatuh sakit, itu ternyata disebabkan oleh fikirannya sendiri. Keadaan fisik seseorang, dipengaruhi fikirannya. Sebaliknya, meski fisik seseorang terlihat tidak sempurna, tetapi ketika fikiranya sehat, tidak sedikit yang membuktikan mereka terlihat sehat dan sempurna.

a�?Ada istilah begini, a�?apa yang anda fikirkan itulah yang akan terjadi pada diri andaa��. Jika anda memikirkan diri anda sakit, maka tubuh anda pasti sakit. Sebaliknya, jika anda memikirkan anda sehat, maka tadinya sakit, insya Allah, segera sehat,a�? paparnya.

Karena itu, Alquran memiliki peranan untuk membentuk fikiran sehat. Sehingga dapat berimbas pada fisik sesorang. Bagi seorang yang memahami Alquran lanjut Adnan, jika diperhatikan mereka cendrung jarang sakit dan berumur panjang. Bahkan usianya ratusan tahun. Itu karena dipengaruhi fikirannya yang memang sehat.

a�?Saya pun merasakan sendiri, alhamdulillah, atas izin Allah saya merasakan ketenangan jiwa dalam setiap aktifitas. Itu berdampak besar pada fisik yang lebih bersemangat dan menggebu-gebu,a�? tuturnya.

Selain itu, Alquran juga mengandung petunjuk. Petunjuk bagi orang-orang yang tengah menghadapi berbagai persoalan dan petunjuk bagi siapapun yang ingin memperdalam pengetahuan.

a�?Alquran itu petunjuk, bukan kitab segala sesuatu. Karena kitab segala sesuatu itu disebut lauful mahfuz. Artinya, karena sifatnya hanya petunjuk maka di dalam Alquran hanya menunjukan tentang arah-arah yang bisa kita gunakan untuk menyelesaikan berbagai persoalan hidup,a�? tuturnya.

Ia mencotohkan, di dalam Alquran ada petunjuk tentang arkeologi atau sejarah. Karena yang disebutkan hanya pokok-pokoknya saja, misal tentang kehidupan para nabi atau umat terdahulu, tentu pengetahuan yang didapat bersifat secara umum dan tidak detail. Jika ingin mendalami, maka petunjuk di dalam Alquran harus dipandukan dengan disiplin ilmu arkeologi untuk mendapat penjelasan tentang kehidupan di zaman umat terdahulu.

a�?Begitu juga halnya di dalam Alquran ada ilmu kedokteran, ilmu langit (perbintangan), geologi, sosiologi dan semua cabang pengetahuan ada petunjuknya di dalam Alquran,a�? ulasnya.

Tidak hanya yang bersifat keilmuan yang membutuhkan disiplin pengetahuan pendamping, petunjuk bagi persoalan-persoalan sederhana juga ada di dalam Alquran. Baik ketika kita kesusahan, menghadapi pailit karena hutang hingga membina rumah tangga. Karena fungsinya yang sangat luar biasa itulah, Alquran lantas menjadi kitab rahmat bagi umat manusia dan alam semesta.

a�?Dengan fungsinya yang sangat besar itu, Alquran menjadi rahmat bagi umat manusia. Bahkan, fungsi Alquran yang memang membentuk insan-insan berkualitas, berdampak lebih luas menjadi rahmat bagi alam semesta. Wama arsalnaka illa rahmatan lil aa��lamin,a�? tututpnya.(cr-zad/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka