Ketik disini

Selong

Kejari Selong Dikritik Lagi

Bagikan

SELONGA�– Kejaksaan Negeri (Kejari) Selong kembali mendapat kritikan baru. Kali ini terkait kasus korupsi yang membelit HL Gafar Ismail. a�?Putusan MA sudah ada, kok tak kunjung di eksekusi,a�? kata Praktisi Hukum H Hulain, kemarin (31/7).

Pria yang memiliki kantor pengacara di Selong itu mengatakan kasus HL Gafar Ismail adalah aib bagi kejaksaan. L Gafar yang terjerat dalam kasus korupsi pembangunan Labuhan Haji menurutnya sudah berkekuatan hukum tetap. a�?Ingat, dua lainnya sudah dipencara,a�? kritiknya.

Kasus yang juga sempat ditangani KPK dan menjadi perhatian publik itu menurutnya harus diselesaikan kejaksaan. Menurutnya jika tak kunjung dieksekusi, wajar publik bertanya-tanya terkait komitmen kejaksaan. A�a�?Mengapa ada warga negara kasta istimewa, ada apa di balik itu,a�? katanya penuh tanya.

Sebelumnya pihak Kejari Selong melalui Kasi Pidsus Iwan Gustiawan menerangkan eksekusi belum dilakukan karena salinan putusan MA yang belum diterima. Surat yang sudah diterima pihaknya hanya sebatas pemberitahuan. a�?Dalam KUHAP tak diatur kapan eksekusi, yang jelas setelah ada salinan putusan. Itu yang belum kita terima,a�? ujarnya menerangkan.

Dasar itulah yang digunakan pihak HL Gafar Ismail untuk tak memenuhi panggilan kejaksaan. Hingga kini ia diketahui masih beraktivitas seperti biasa. Bahkan dalam Festival Ngayu ayu di Sembalun beberapa waktu lalu, HL Gafar disebut-sebut menjadi salah satu panitia inti. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka