Ketik disini

Giri Menang

Musabaqah Hifzil Quran Disambut Antusias

Bagikan

GIRI MENANG – Babak penyisihan Musabaqah Hifzil Quran mulai digelar di Lombok Barat, kemarin (31/7). Bencingah Agung Kantor Bupati Lobar dan Ponpes Al Aziziyah, Kapek,Gunungsari, mulai dipadati sejumlah kafilah.

Pembantu Koordinator Venue MTQ Safarudin mengatakan, terdapat empat kategori dalam Musabaqah Hifzil Quran yang diselenggarakan di Lobar. Yakni hafalan untuk satu juz, lima juz, 10 juz dan 20 juz.

a�?Di sini (Bencingah, Red) untuk satu dan lima juz, kalau di (Ponpes, Red) Al Aziziyah 10 dan 20 juz,a�? terangnya.

Dalam kategori Hifzil Quran yang diadakan di Lobar ini, diikuti sebanyak 271 orang hafiz dan hafidzah. Dengan masing-masing kategori diikuti sebanyak 68 peserta.

a�?Tapi untuk babak penyisihan di hari pertama diikuti 11 hafiz dan hafizah,a�? kata Safarudin.

Sementara itu, untuk menilai peserta musabaqah, terdapat 10 dewan hakam. Mereka nantinya akan menilai tajwid, suara dan lagu, serta tentu saja bacaan dari peserta yang mengikuti Hifzil Quran.

Dari dua venue tempat berlangsungnya Musabaqah Hifzil Quran, panitia menyiapkan dua buah bilik. Masing-masing bilik, secara terpisah, ditempati Dewan Hakam dan hafiz hafidzah peserta musabaqah Hifzil Quran.

Teknis musabaqah sendiri, dimulai saat salah satu Dewan Hakam membacakan sebuah ayat. Nantinya ayat tersebut akan langsung dilanjutkan peserta. Jika salah, maka Dewan Hakam akan memencet bel sebanyak satu kali.

a�?Kalau peserta musabaqah melakukan kesalahan hingga tiga kali, nanti langsung dituntun Dewan Hakam,a�? jelas Safarudin.

Untuk menjaga sportivitas dalam perlombaan, setiap hafiz dan hafidzah tidak disebutkan nama dan asal kafilahnya. Sehingga Dewan Hakam tidak berat sebelah dalam memberikan penilaian.

a�?Dewan Hakam cuma tahu nomor peserta, beliau-beliau tidak tahu nama peserta,a�? tandasnya.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokol Setda Lobar Saepul Ahkam mengatakan, pelaksanaan musabaqah di hari pertama secara umum berjalan lancar. Masalah listrik di Ponpes Al Aziziyah pun bisa teratasi.

a�?Sudah tidak ada masalah, ada generator dari PLN untuk listrik di Al Aziziyah,a�? katanya.

Pantauan koran ini, antusiasme masyarakat yang menonton sempat membuat panitia kelabakan. Kursi yang disediakan pun tidak mampu menampung penonton yang datang. Beberapa di antaranya bahkan harus duduk di karpet Bencingah Agung.

Meski harus duduk di lantai, tidak menyurutkan semangat mereka untuk mendengar hafalan-hafalan dari hafiz hafidzah peserta Musabaqah Hifzil Quran. Membludaknya penonton, tidak dirisaukan Ahkam. Bahkan ia berharap semakin banyak masyarakat yang datang, akan semakin bagus.

a�?Untuk besok (Hari ini, Red), kita siapkan rekayasa parkir di kantor bupati, karena warga yang datang pasti lebih banyak dari hari ini (Kemarin, Red),a�? kata Ahkam.

a�?Jadi kita undang seluruh masyarakat untuk datang, menyaksikan MTQ di Bencingah dan Al Aziziyah,a�? tandasnya. (dit/r4)

Komentar

Komentar