Ketik disini

Bima - Dompu

Dewan Kritik Dinas Pertanian Bima

Bagikan

BIMAA�– Penyaluran bantuan alat pertanian pada Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Bima disorot. DPRD Bima menilai banyak bantuan yang tidak tepat sasaran.

A�Seperti bantuan thresher, mesin pompa air, dan hand tractor. Disinyalir banyak diterima Kelompok Tani (Koptan) fiktif. Bahkan, diterima oknum PNSA�A�maupun Kaur desa. Seperti kejadian di Desa Kala, Kecamatan Donggo.

a�?Indikasi di Desa Kala, menjadi acuan kami untuk menelusuri masalah itu,a�? kata Sekretaris Komisi II DPRD Kabupaten Bima Ilham Yusuf, kemarin (2/8).

Ia menduga, kejadian seperti itu bukan hanya di Desa Kala. Juga di sejumlah desa lain. Karena itu dinas terkait harus bisa mempertanggungjawabkan penyaluran bantuan tersebut.

a�?Dinas tidak boleh cuci tangan terkait persoalan itu. Bisa jadi dinas terkait juga ikut terlibat,a��a�� duganya.

Politisi PKS ini berjanji akan menelusuri persoalan itu hingga tuntas. Supaya bantuan itu tepat sasaran.

a�?Dalam waktu dekat dinas akan kita panggil,a�? janji dia.

Komisi II, katanya, akan memintai A�SK hibah, juklak dan juknis penyaluran bantuan tersebut. Termasuk nama-nama Koptan yang menerima bantuan itu.

a�?Nama-nama penerima bantuan itu akan kita kroscek ke lapangan,a�? terangnya.

Ia menduga, bantuan itu disalurkan tanpa proses yang jelas. Seperti,A�A�tidak ada verifikasi faktualA�A�terhadap Koptan. a�?Saya menduga ada permainan yang terorganisir dibalik ini semua,a�? kata dia menduga lagi.

Setelah mendapatkan nama-nama penerima bantuan, lanjut Ilham, pihaknya akan turun. Selain mengecek kebenaran Koptan, jugaA�A�melihat keberadaan dan pemanfaatan bantuan tersebut.

a�?Ini menyikapi isu jual beli bantuan alat pertanian di sejumlah Koptan,a�? tegasnya.

Jika ditemukan ada kelompok fiktif dan praktek jual beli alat pertanian, Ilham menegaskan, akan melaporkan secara hukum. a�?Kalau ada indikasi penyimpangan dalam penyaluran bantuan itu, akan kita rekomendasikan ke kejaksaan untuk diselidiki,a��a�� pungkasnya. (mch/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka