Ketik disini

Giri Menang

Dewan Undur Jadwal Pilwabup Lombok Barat

Bagikan

GIRI MENANG – Pemilihan wakil bupati (Pilwabup) Lombok Barat diundur lembaga legislatif. Panitia Khusus (Pansus) yang seharusnya sudah memilih Agustus ini, diperpanjang masa kerjanya hingga satu bulan ke depan.

Anggota Pansus Pilwabup Lobar Lalu Muhammad Ismail mengatakan, perpanjangan masa kerja bukan sebagai bentuk penundaan. Bagi dia, pengisian jabatan lowong wabup Lobar merupakan hal yang krusial. Sehingga, tidak boleh ada celah untuk melakukan kesalahan.

a�?Bukan menunda, karena pemilihan wabup ini kan penting, jadi harus sempurna penyusunannya,a�? kata Ismail.

Perpanjangan masa kerja ini, lanjutnya, berdasarkan pertimbangan seluruh anggota. Alasannya, Pansus belum memiliki referensi yang cukup untuk menjadi acuan pelaksanaan Pilwabup.

Bukan itu saja, berdasarkan arahan dari Kementerian Dalam Negeri, pansus diharapkan bisa lebih banyak melakukan konsultasi ke pusat. a�?Agar apa yang dihasilkan bisa menjadi sesuatu yang baik. Tidak memunculkan kisruh di kemudian hari,a�? jelas Ketua Fraksi PDI Perjuangan ini.

Salah satu yang masih menjadi pertanyaan dari Pansus adalah, belum jelasnya aturan main mengenai mundur atau tidaknya calon dari birokrat maupun dewan. a�?Itu yang kita terus konsultasikan, mengenai kejelasan aturan,a�? .ujarnya.

Selain itu, Ismail menjelaskan, dalam Pilwabup nanti, partai politik pengusung mempunyai peranan penting terhadap calon yang akan diajukan. Menurut aturan yang ia pahami, penentu untuk calon, tidak lagi berada di tangan Bupati.

a�?Kalau partai politik pengusung ajukan empat nama, ke empat-empatnya yang akan dipilih dewan,a�? tandasnya.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Lobar Sulhan Muchlis Ibrahim berdalih molornya Pilwabup merupakan imbas dari perubahan aturan. Legislatif pun terpaksa harus bekerja ulang.

a�?Ini cuma persoalan waktu, pasti terlaksana Pilwabup ini,a�? kata kader PKB ini.

Sulhan melanjutkan, dewan juga belum menemukan titik temu terkait calon wabup yang berasal dari DPRD Lobar. Bila aturan menyebutkan harus mundur, apakah yang bersangkutan ikut memilih atau tidak.

a�?Kepastian mundur kan dari SK Gubernur. Kalau belum turun, apa dia ikut memilih atau seperti apa, itu yang kita perjelas,a�? katanya.(dit/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka