Ketik disini

Metropolis

Juru Parkir: Pemerintah Maunya Setoran Saja!

Bagikan

MATARAMA�– Kritik yang dilayangkan ke Dishubkominfo Kota Mataram terkait masalah parkir akhirnya mendapat respon. Kini, sejumlah juru parkir sudah dibagikan karcis parkir untuk diberikan kepada pemilik kendaraan.

Sayangnya, ini belum maksimal. Karena, jika pemilik kendaraan tidak meminta karcis, maka juru parkir tidak akan memberikan.

a�?Karena ini menurut kami sangat memberatkan. Apa iya kerusakan dan kehilangan harus menjadi tanggung jawab kami. Penghasilan kami kan tidak seberapa. Belum lagi kami harus nyetor ke pemerintah,a�? kata Herman, salah seorang juru parkir di sekitar area Jalan Airlangga.

Menurutnya, isi perda parkir membebankan juru parkir. Sehingga, mereka pun akhirnya ogah-ogahan memberikan karcis parkir kepada pemilik kendaraan. Untuk menghindari risiko tersebut.

a�?Kalau diminta ya kami kasih. Karena terus terang bagi kami ini berat,a�? cetusnya.

Karcis parkir yang diterima juru parkir ini terlihat berwarna hijau. Di sana sudah tertera nomor seri dan juga keterangan bahwa kerusakan atau kehilangan menjadi tanggung jawab juru parkir dan pemilik. Setiap juru parkir per harinya mengaku diberikan sebanyak 50 lembar karcis.

a�?Jangan lah semua dibebankan pada kami. Kalau seperti ini pemerintah kan terkesan tidak mau ambil risiko, mereka hanya mau ambil setoran saja,a�? keluh pria ini.

Ia mengungkapkan setiap minggunya selalu tepat waktu menyetor hasil parkir ke Dishubkominfo Kota Mataram. Dari kwitansi yang diperlihatkan Herman, jumlah setoran perminggunya senilai Rp 47 ribu.

Terpisah, anggota komisi II DPRD Kota Mataram H Misban ratmaji memberikan tanggapan terkait penerapan perda nomor 7 tahun 2015 tentang pengelolaan parkir. Menurutnya, karcis parkir memang harus dibagikan untuk menjadi tanggung jawab juru parkir terhadap pemilik kendaraan.

Malah, menurut Misban, jika juru parkir memaksakan meminta uang parkir tanpa memberikan karcis, itu bisa dilaporkan kepada pihak berwajib. a�?Makanya, yang terpenting sekarang jangan sosialisasi ke juru parkir saja. Sosialisasi ke masyarakat juga lebih penting. Pasang spanduk sebanyak-banyaknya di titik parkir,a�? minta dia.

Menurutnya, upaya sosialisasi penerapan Perda Parkir oleh Dishubkominfo saat ini masih belum maksimal. a�?Saya rasa Dishubkominfo ini kinerjanya saat ini masih lamban,a�? nilainya.

Terpisah, Kepala UPTD Parkir H Syamsul Hakim yang coba dikonfirmasi Lombok Post untuk dimintai keterangan belum dapat dihubungi. (ton/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka