Ketik disini

Headline Selong

Banyak Sekolah di Lotim Potong Jatah Siswa Miskin

Bagikan

SELONGA�– Inspektorat Lombok Timur (Lotim) mengingatkan seluruh sekolah di Lotim terkait aturan bagi siswa miskin. Setiap sekolah wajib menerima siswa miskin pada kisaran 20 persen dari daya tampung sekolah tanpa menarik sepeserpun biaya. a�?Ini artinya gratis,a�? tegas Inspektur Inspektorat Lotim Haris, kemarin (4/8).

Namun yang terjadi saat ini adalah, siswa miskin tetap membayar. Uang Bantuan Siswa Miskin (BSM) yang diperuntukkan untuk para siswa dengan tingkat ekonomi lemah, justru dipotong sekolah. Padahal uang BSM harus diserahkan langsung pada siswa yang namanya tercantum. Tujuannya jelas, untuk membeli peralatan pendukung selama bersekolah. a�?Beli seragam, tas, sepatu, buku, beli jajanan selama di sekolah, dan banyak lagi,a�? katanya.

Pemotongan untuk membayar biaya SPP yang kini dilakukan sekolah menurutnya jauh menyimpang dari esensi gratis. Sama saja artinya siswa tersebut tetap membayar, kendati dari uang BSM. a�?Ini akal-akalan sekolah,a�? katanya.

Menurut Haris, menyediakan 20 persen daya tampung sekolah untuk siswa miskin secara gratis haruslah dipahami betul. BSM dikatakan hal lain yang merupakan hak siswa. sekolah sama sekali tak boleh melakukan pemotongan, apa lagi dengan alasan untuk membayar SPP yang tak mampu dibayar oleh siswa miskin tersebut. a�?BSM bukan untuk SPP, siswa miskin gratis dan jangan potong hak mereka,a�? tegasnya.

Terkait hal ini Ketua Komisi II DPRD Lotim Bidang Pendidikan HL Hasan Rahman mengatakan siswa miskin memang harus dibebaskan dari segala biaya. Namun perihal BSM yang dipotong sekolah sebagai ganti SPP yang tak dibayarkan siswa, ia mengatakan masih haus mempelajari aturan tersebut. a�?Nanti kita lihat aturannya, pusat juga harus menjelaskan ini.a�? Jawabnya singkat. (yuk/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys