Ketik disini

Praya

Jadikan Festival Paralayang Ajang Promosi Pariwisata

Bagikan

Pemkab Lombok Tengah (Loteng), tidak akan menyia-nyiakan gelar Festival Paralayang Dunia, di bukit Areguling Desa Tumpak, Pujut. Ajang internasional itu, akan dijadikan sarana promosi pariwisata Loteng.

***

Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri memastikan, kegiatan kelas dunia itu, sudah 100 persen siap, baik perangkat lunak maupun kerasnya. Seluruh SKPD lingkup Pemkab dan pemerintah kecamatan pun, ikut terlibat. Khususnya, pemerintah desa, dusun dan warga desa setempat.

Karena festival tersebut menurut Pathul sangat langka dan baru pertama digelar di NTB, khususnya Gumi Tatas Tuhu Trasna. Sehingga, pelaksanaannya tidak boleh ada yang kurang.

Untuk memastikan kesiapan, pihaknya bersama Bupati HM Suhaili FT, akan melaksanakan rapat singkat di lokasi kegiatan, Jumat (hari ini).

Sebelum rapat, seluruh pegawai lingkup Pemkab akan melaksanakan senam pagi, Jumat bersih dan mendengar arahan bupati. Masing-masing SKPD pun diberikan tugas, untuk mensukseskan festival berkelas dunia tersebut. Sebut saja, urusan konsumsi, penginapan dan transportasi.

Sedangkan urusan keamanan dan lain-lainnya, menjadi tanggungjawab TNI Angkatan Udara. Karena pertemuan dan rapat bersama TNI AU, panitia lokal dan SKPD sudah berkali-kali digelar.

Tujuannya, untuk memantapkan kegiatan. Sehingga, jika ada yang kurang, maka harus dilengkapi. Sebaliknya, jika ada yang lebih, maka disempurnakan lagi.

Orang nomor dua di Loteng tersebut, tidak menginginkan 147 peserta dari 24 negara itu kecewa. a�?Tapi, Insya Allah tidak ada persoalan di lokasi acara. Semua perangkat lunak dan keras, siap,a�? ujar Pathul.

Kendati demikian, menurut Pathul hanya satu yang kurang yaitu, panitia yang ditunjuk tidak begitu mengganggaungkan kegiatan itu, ke publik. Seharusnya, mereka sejak beberapa bulan yang lalu, menyisipkan promosi kegiatan, bersamaan dengan MTQ tingkat nasional, atau hari anak nasional.

a�?Kita berharap, masyarakat di lingkar festival paralayang dunia menjaga kondusifitas daerah. Tolong pemerintah desa, libatkan badan keamanan desa,a�? seru Pathul.

Urusan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), diakui Pathul menjadi hal utama. Sekecil apa pun gangguan Kamtibmas selama kegiatan, diharapkan tidak boleh terjadi. Peran TNI/Polri pun ditunggu untuk ikut serta menjaga Kamtibmas.

a�?Kita ingin, festival paralayang dunia ini, menjadi ajang promosi pariwisata daerah, tidak saja Loteng. Tapi, seluruh kabupaten/kota di NTB,a�? ujarnya.

Atas dasar itulah, pihaknya berharap pemerintah kabupaten/kota di Bumi Gora dan pemerintah provinsi, ikut bersama-sama mensukseskan festival tersebut, sesuai kepentingan masing-masing.

a�?Sebagai tuan rumah, kita tidak ada kata tidak siap. Apa pun itu, kita siapkan segalanya,a�? tambah Bupati HM Suhaili FT.(Dedi Shopan Shopian/Bersambung/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka