Ketik disini

Kriminal

Awas, Penjualan Orang Bermodus TKI!

Bagikan

MATARAM – Terbaliknya kapal s yang mengangkut puluhan TKI Illegal di Johor Malaysia menjadi sorotan semua pihak. Baik itu, dari instansi pemerintah maupun penegak hukum.

Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono mengatakan, perekrutan TKI harus karena terindikasi Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO). Masyarakat yang ingin bekerja dengan gaji yang besar menjadi tameng para calo illegal untuk menjual orang di luar negeri.

a�?Sehingga, TKI Illegal itu sangat kental dengan TPPO,a�? terang Umar.

Untuk itu, kapolda mengimbau A�masyarakat, untuk tidak terpengaruh iming-iming calo TKI.

a�?Jika ingin bekerja di luar negeri. Harus lihat terlebih dahulu perusahaan PJTKI yang dilalui. Jangan asal mau saja,a�? himbaunya.

Sementara itu Dirreskrimum Polda NTB Kombes Pol Suryo Saputro menambahkan untuk mengungkap kasus ini masih terbilang sulit. Karena, antara korban dan pelaku TPPO ini masih tertutup.

Seperti halnya kata Suryo, Korban dan pelaku itu bersama-sama terbang ke negara lain. Saat itu, karena korban dijanjikan pekerjaan yang layak dan gaji besar. a�?Kita tidak bisa (langsung) mengatakan itu adalah tindakan TPPO. Itu sulitnya,a�? jelas Suryo.

A�Suryo menambahkan, pengungkapan kasus TPPO itu tidak terlihat kasat mata seperti halnya kasus pidana umum lainnya. Untuk itu, perlu adanya peran masyarakat dalam hal ini.

Jika memang ada beberapa calo TKI yang tidak jelas atau diduga abal-abal. Dipersilahkan untuk melapor kepada pihak kepolisian. Tentunya dengan koordinasi yang baik. Guna menelusuri keberadaan para pelaku TPPO.

a�?Masyarakat lebih berperan aktif dalam hal ini,a�? ungkapnya. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka