Ketik disini

Praya

LIA Perkenalkan Songket Lombok

Bagikan

PRAYA – Otoritas Lombok International Airports di Praya Lombok Tengah (Loteng), berpartisipasi menyemarakkan MTQ tingkat nasional di Kota Mataram. Mereka memperkenalkan kerajinan tenun songket, yang dikelola mitra binaannya dibeberapa desa. Salah satunya Desa Sukarara.

a�?Kami menyiapkan stan sejak dibukanya MTQ. Alhamdulillah, sejumlah warga nusantara cukup antosias,a�? kata CSR Section Head PT Angkasa Pura I (AP) LIA Taufan Yudhistira, kemarin (5/8).

Keikutsertaan mitra binaan bandara, kata Taufan tidak semata-mata menjual produk songket warga Lombok. Namun, lebih kepada memperkenalkan kerajinan tenun tersebut, ke seluruh Indonesia.

Dengan begitu, lanjutnya mereka bisa datang langsung, ke lokasi-lokasi kerajinan tenun Songket, di Pulau Lombok. Khususnya, Loteng. a�?Kita ingin mendorong lebih luas lagi, agar produk Songket ini masuk pasar nasional, bahkan internasional,a�? katanya.

Agar berjalan sukses, otoritas bandara pun diakuinya tidak terus berpromosi. Dalam setiap kesempatan, kata Taufan kerajinan Songket menjadi produk utama yang dipamerkan. a�?Dalam waktu dekat ini, kami akan mengirim dua mitra binaan ke Berlin Jerman, untuk pameran Songket,a�? katanya.

Ia merasa, produk-produk Songket yang dihasilkan, ternyata tidak kalah dengan kerajinan daerah lainnya. Hanya saja, minim promosi. Atas dasar itulah, otoritas bandara ada ditengah-tengah masyarakat dan pemerintah, ikut membantu. a�?Karena kerajinan Songket, bisa menjadi salah satu daya tarik wisatawan, datang ke Lombok,a�? kata Taufan.

Saat ini, tambah Taufan AP menggalakkan pembinaan terhadap usaha kecil dan menengah, melalui bantuan modal usaha. Mereka rata-rata bergerak dibidang kerajinan Songket. a�?Yang jelas, saya melihat pariwisata Lombok mulai menggeliat. Kekayaan sumberdaya alam, menjadi penarik wisatawan datang,a�? kata General Manager (GM) AP LIA I Gusti Ngurah Ardita.(dss/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka