Ketik disini

Bima - Dompu

Akhirnya, Segel SDN Tongga Dibuka

Bagikan

BIMA – Penyegelan SDN Tongga, Kecamatan Wera berakhir. Tim pemerintah daerah bisa membuktikan surat hibah atas lahan yang ditempati sekolah tersebut.

Diketahui, sekolah tersebut disegel salah seorang guru honor Ramli. Ia mengklaim lahan di sekolah itu milik keluarganya.

”Kita sudah pegang akta hibah lahan itu. Kalau mau diperkarakan silakan. Jangan korbankan anak-anak,’’ tegas Wakil Bupati (Wabup) Bima Dahlan HM Noer, kemarin (8/8).

Ruang kelas yang sebelumnya disegel dengan kayu dan papan, Senin (8/8) dibuka. Siswa pun kembali menempati ruang kelas mereka.

”Saya sangat prihatin. Sudah seminggu siswa belajar di emperan sekolah,’’ sesalnya.

Ia mengaku, begitu mendapat laporan SDN Tongga disegel, langsung meminta Dikpora turun ke lokasi. Mencari tahu alasan Ramli menyegel sekolah.

”Ternyata, Ramli menuntut tanah itu dibayar. Padahal sudah dihibahkan orang tuanya. Bahkan dalam akta hibah itu ada tanda tangan Ramli,’’ sebutnya.

Disinggung, sebelumnya Ramli pernah dijanjikan diangkat menjadi PNS?. Dahlan mengatakan, menjadi PNS atau ASN tidak mudah. ”Kita tidak tahu siapa yang menjanjikan itu. Untuk jadi ASN itu tidak gampang,’’ tandasnya.

Ia mengingatkan, kasus penyegelan sekolah di Kecamatan Wera yang terakhir. Tidak boleh lagi ada kasus yang sama di tempat lain.

”Jangan sampai ulah kita mengorbankan kepentingan anak didik. Masih banyak cara lain yang lebih santun, jika ingin menuntut sesuatu,’’ ingatnya. (dam/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka