Ketik disini

Headline Metropolis

Terancam Ngebut di Akhir Tahun

Bagikan

MATARAM – Instruksi Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi agar lelang semua kegiatan bisa selesai di pertengahan tahun tampaknya gagal direalisasikan oleh sejumlah SKPD. Hingga tanggal 31 Juli, masih ada sekitar 63 paket yang belum mengajukan lelang. Nilainya mencapai RP 52 miliar lebih.

Banyaknya paket yang belum lelang ini mengindikasikan akan ada beberapa kegiatan yang terpaksa harus a�?dikebuta�? di akhir tahun. Ini adalah a�?penyakit lamaa�? Pemprov yang sulit disembuhkan.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) NTB H. Muhammad Suruji mengakui ada beberapa proyeknya yang belum selesai proses pelelangan. Pantauan Lombok Post hingga 31 Juli, tersisa 8 paket dari 20 paket di Dikpora yang belum lelang. Nilainya, sekitar Rp 4 miliar.

a�?Memang ada yang belum lelang. Itu ada alasannya,a�? kata Suruji, kemarin (8/8).

Ia mengaku ada dua kegiatan yang sengaja ditunda terlebih dahulu pelelangannya. Alasannya, tercantum di DPA, calon sasaran atau penerima kegiatan ternyata sama dengan tahun sebelumnya. Padahal, dalam aturan, tidak diperbolehkan lembaga yang sama menerima kegiatan dua tahun berturut-turut.

a�?Itu menyalahi peraturan Mendagri. Saya minta sasaran penerimanya diubah terlebih dahulu atau jangan dilelang sekalian,a�? kata Suruji.

Selain itu, menurutnya, ada pula kegiatan yang hendak dibatalkan atau tidak jadi dilelang. Pasalnya, ia menilai, penyaluran sarana-prasarana itu belum begitu mendesak ke sekolah. a�?Kenapa bisa berubah, sekarang ya jangan tanya saya. Saya kan baru dua bulan jadi Kepala Dikpora,a�? jelasnya.

Dari segi penyerapan anggaran, Dikpora memang termasuk masih tertinggal dari beberapa SKPD lain. Hingga 31 Juli, realisasi keuangan Dikpora masih sekitar 32,41 persen dari total pagu anggaran Rp 90 miliar lebih.

a�?Tapi memasuki Agustus ini, realisasi kita sudah naik pesat. Hampir setiap hari saya bawa dokumen SPM untuk selesaikan,a�? dalihnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) NTB Wedha Magma Ardhi juga harus mengakui ada beberapa kegiatan yang belum selesai lelang. Hingga 31 Juli, dari 113 paket, masih tersisa 7 paket yang belum lelang. Nilainya, sekitar Rp 20 miliar lebih.

a�?Lelang yang belum itu dari Cipta Karya dan terutama program-program lingkungan,a�? jelasnya.

Menurutnya, belum selesai pelelangan beberapa paket disebabkan alasan klasik yakni, perencanaan dilakukan pada tahun yang sama. Untuk perbaikan di tahun mendatang, Ardhi mengaku akan mengupayakan perencanaan untuk kegiatan di tahun 2017 bisa dianggarkan pada APBDP tahun ini.

a�?Makanya di APBDP tahun ini kita usulkan anggaran untuk beberapa proyek tahun 2017. Kita berusaha semoga terakomodir,a�? katanya.

Meski ada beberapa proyek yang belum lelang, Kadis PU sendiri optimis proyek fisik akan selesai pada pada akhir tahun ini. a�?Secara alamiah nanti selesai. Proyek jalan terus. Tidak ada proyek yang mandek,a�? pungkasnya. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka