Ketik disini

Kriminal

Ada Polisi di Rumah Pengecer Sabu, Lagi Ngapain?

Bagikan

MATARAM – Kasus terungkapnya peredaran narkoba jenis sabu di kawasan wisata Senggigi, A�Jumat (5/8) berbuntut panjang. Ternyata ZA A�selaku tersangka tak sendiri. Subdit I Ditresnarkoba Polda NTB yang melakukan penangkapan juga mendapati seorang anggota Polisi dari Polres Lobar berinisial IKP dalam penangkapan tersebut. Kini menski hanya mengaku berurusan terkait jual beli handphone dengan ZA, namun polisi tetap mengusut keterlibatan IKP.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda NTB AKBP Cheppy Ahmad Hidayat Cheppy menyebutkan, rumah panggung nomor 45 di Jalan Teratai Dusun Batu Bolong, Desa Batu Layar, Lombok Barat sering dikunjungi orang tak dikenal.

a�?Dari laporan sementara, sering terjadi transaksi narkoba,a�? ujar Cheppy kemarin (9/8).

Lalu tim mencoba untuk mengembangkan laporan tersebut. Sekitar pukul 15.30 Wita, tim bergerak kerumah pelaku. Ternyata, dugaan tersebut benar adanya. Tim mencoba untuk menggeledah rumah pelaku. A�Hasilnya, tim menemukan tiga poket sabu seberat 2, 58 gram dan 145 gram ganja kering.

a�?Sabu itu dibungkus menggunakan kotak kaleng rokok,a�? jelasnya.

Setelah membongkar beberapa lemari di dalam kamar rumah tersebut. Tim berhasil menemukan barang bukti lain. Seperti, timbangan elektrik empat buah handphone dan uang Rp 12,4 juta lebih.

a�?Diduga hasil tersebut merupakan hasil transaksi narkoba,a�? ujarnya.

Sehari setelah penangkapan di Senggigi polisi juga menangkap tiga orang yang diduga sebagai pengedar di lokasi berbeda. Mereka adalah El, Im, dan Su. Kasubdit III Ditresnarkoba Polda NTB AKBP AA.Gede Agung menjelaskan, El dan Im ditangkap di Jalan Hos Cokroaminoto Kamasan, Monjok, Mataram. Sementara Su ditangkap Desa Jati Sela, Gunung Sari, Lobar. Dari mereka polisi menyita 16 poket sabu seberat 1,77 gram, enam klip plastik, tiga buah handphone dan uang Rp 9,6 juta lebih. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys