Ketik disini

Headline Politika

Luthfi Tak Mau Buru-Buru

Bagikan

SELONG – Tidak hanya pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur NTB yang mulai hangat. Pilkada kabupaten/kota di NTB pun sudah mulai menggeliat. Salah satunya Pilkada Lombok Timur (Lotim).

Nama HM Syamsul Luthfi disebut-sebut sebagai kandidat kuat yang akan maju di Pilkada Lotim 2018 mendatang.

Politisi Partai Demokrat yang kini menjabat anggota DPR RI itu pun dinilai sangat berkompeten untuk menduduki kursi nomor satu di Gumi Patuh Karya.

Terlebih, dia merupakan salah satu tokoh sentral di organisasi terbesar di NTB yakni Nahdlatul Wathan (NW).

Hanya saja, dia belum memberikan keputusan terkait dorongan sejumlah kelompok masyarakat untuk memimpin Lotim.

Wakil Bupati Lotim periode 2008-2013 ini masih menunggu waktu yang tepat untuk menyatakan sikap politiknya.

“Daerah yang pilkadanya berlangsung 2017, tepat untuk menyatakan sikap saat ini.

Tapi kan kita masih dua tahun lagi, sehingga masih premature kalau menyatakan sikap saat ini,” kata Syamsul Luthfi kepada Lombok Post, kemarin (9/8).

Dikatakan, dia masih fokus menyelesaikan tugas-tugasnya sebagai wakil rakyat NTB.

Lagipula, banyak agenda mendesak yang harus diselesaikan selama beberapa tahun kedepan.

Persoalan lain yang menurut dia perlu dipikirkan menyangkut pendidikan politik untuk rakyat.

Sebagai politisi, dia ingin memberikan contoh yang baik kepada rakyat, terutama dalam mengambil keputusan. Karena dibutuhkan ketegasan dan kepastian agar rakyat tidak bertanya-tanya.

“Lah kalau kita sampaikan siap maju, ternyata nanti tidak jadi kan harus dipertanggung jawabkan. Begitu juga sebaliknya. Maka itulah ada waktu tepat untuk mengomentari ini,” tegasnya.

Luthfi mengakui bahwa saat ini baru organisasi yang mendorongnya maju. Tinggal menunggu mekanisme di Partai Demokrat.

Untuk Partai Demokrat, hingga saat ini belum ada keputusan apapun. Pihaknya tetap mempelajari peta politik di Lotim, terutama isu yang berkembang saat ini.

Disinggung apakah juga memetakan peta politik berdasarkan geografis baik Lotim bagian utara maupun bagian selatan, Luthfi menjelaskan semua tergantung figur yang muncul.

Sementara itu, Bendahara DPD Partai Demokrat NTB H. MNS Kasdiono menjelaskan, belum ada pembahasan apapun dari Partai Demokat terkait Pilkada serentak di NTB.

Partai Demokrat masih menyiapkan pelaksanaan Musyawarah Daerah yang salah satu agendanya adalah memilih Ketua DPD Partai Demokrat NTB.

Kasdiono yang juga Ketua Fraksi Demokrat DPRD NTB menegaskan untuk pilkada gubernur, bupati/wali kota akan dibahas oleh tim yang nantinya dibentuk.

Belajar dari pilkada serentak 2015, tim tersebut dibentuk menjelang tahapan pilkada berlangsung.

“Kalau untuk pilkada ada mekanismenya sendiri sehingga belum kami bahas,” ungkap Kasdiono.

Sebagai partai politik yang saat ini berkuasa di NTB, pihaknya tentu akan menyiapkan kader dari internal partainya.

Meski begitu, tetap mengacu pada mekanisme dan hasil survei tim yang nantinya akan dibentuk. (tan/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka