Ketik disini

Bima - Dompu

Mutasi Bukan Balas Dendam

Bagikan

BIMA – Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri dan Wakil Bupati Dahlan M Nor sudah enam bulan memimpin. Gelombang mutasi pun mulai didengungkan.

Bupati merencanakan mutasi perdana di lingkup Pemda Bima. a�?Mutasi dan rotasi tetap dilaksanakan. Waktunya belum kita jadwalkan,a��a�� ungkap bupati, kemarin (9/8).

Mutasi ini sebagai bentuk penyegaran terhadap struktur birokrat. Itu semua demi memacu semangat kerja birokrat. Namun, mutasi dan rotasi ini tidak serampangan. Menurut bupati, pihaknya akan membahas lebih dulu.

a�?Kita akan bahasA�A�secara internal. Karena rotasi dan mutasi tidak boleh sembarang. Kita ingin mutasi ini tepat dan tepat,a��a�� tegasnya.

Ia mengatakan, mutasi dan rotasi untuk mendukung visi dan misi Bima Ramah (Religius, Aman, Makmur, Amanah, dan Handal).

a�?Bulan ini akan ada mutasi,a��a�� akunya.

Kasubag Informasi dan Pemberitaan Humas Setda Kabupaten Bima Suryadin mengatakan, mutasi dan rotasi kewenangan kepala daerah. Tapi kapan waktunya, ia belum memastikannya.

a�?Kita belum terima perintah Bupati Bima. Yang jelas mutasi dan rotasi itu hak prerogatif kepala daerah,a��a�� katanya, kemarin.

Ia menjelaksan, mutasi dan rotasi sudah bisa dilakukan. Ini sesuai amanat UU Nomor 8 tahun 2015 tentang Pilkada. Pasal 162 menjelaskan, kepala daerah tidak boleh mengganti pejabat selama 6 bulan setelah dilantik.

a�?Waktu enam bulan yang dimaksud sudah dilewati. Artinya kepala daerah sudah bisa melakukan mutasi dan rotasi,a��a�� terang pria yang akrab disapa Yan ini.

Mutasi dan rotasi, katanya, bukan karena faktor dendam atau balas jasa. Bupati BimaA�telah menegaskan rotasi dilakukan sebagai evaluasi kinerja.

a�?Mutasi ini bukan balas jasa dan dendam politik,a�? tegas Yan. (dam/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka