Ketik disini

Metropolis

TGB Kembali Pimpin PB NW

Bagikan

MATARAMA�– TGB HM Zainul Majdi kembali terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Nahdlatul Wathan Pancor periode 2016-2021. Dia terpilih secara aklamasi pada Muktamar XIII PB NW yang berlangsung di Pondok Pesantren Nurul Haramain Jalan Tegal Banyu Desa Lembuak Kecamatan Narmada pada pukul 11.45 Wita kemarin (9/8).

Seluruh pengurus wilayah dan pengurus NW se-Indonesia dan perwakilan luar negeri dalam pemandangan umumnya sepakat mengusung kembali TGB yang kini menjabat Gubernur NTB untuk memimpin kembali PBNW.

Selain para pengurus wilayah dan delegasi dari luar negeri, muktamar juga dihadiri para tuan guru, dan undangan yang mencapai lebih kurang 700 orang.

Dalam kesempatan muktamar itu, TGB memaparkan pandangannya mengenai arah perjuangan NW lima tahun ke depan. Menurut dia, NW akan fokus meningkatkan kualitas pendidikan masyarakat baik dari tingkat yang paling rendah sampai perguruan tinggi.

Ketua Panitia Muktamar NW XIII TGH Mahally Fikri mengatakan, sebelum ditetapkan sebagai Ketua Umum PB NW Pancor, TGB yang merupakan cucu Almagfurullah Maulanasyaikh TGKH Zainudin Abdul Majdid, pendiri NWDI itu menyampaikan pertanggung jawabannya selama memimpin NW lima tahun.

Terdapat 18 program yang dijalankan dalam rentang waktu 2010-2015. Secara umum program tersebut terbagi atas lima program perioritas. Yakni bidang penataan dan pengembangan organisasi, bidang pengembangan dakwah dan paham keagamaan, bidang pengembangan dan peningkatan pelayanan jamaah, bidang pengembangan jaringan kerjasama lembaga, dan bidang pengembangan sumber pendanaan.

Secara umum bahkan seluruh perwakilan NW menilai kinerja kepengurusan NW lima tahun sebelumnya sempurna. “Alhamdulillah pelaksanaan Muktamar NW berlangsung dengan baik, lancar, aman dan nyaman sesuai harapan,” kata Mahally kepada Lombok Post kemarin.

Selain memilih Dewan Tanfiziyah, juga ditetapkan Ro’is Am Dewan Mustasyar yakni TGH Muhammad Yusuf Makmun. Adapun Ketua Dewan Pakar dijabat Dr H Muhammad Husni Mu’azd.

Selanjutnya struktur kepengurusan ditentukan oleh tim formatur yang sudah terbentuk. Bagi tim formatur diberikan batas waktu paling lama sebulan untuk menyusun kepengurusan.

Menurut Mahally,A�tim formatur terpilih secara demokratis dan aklamasi. Bahkan tidak ada perdebatan maupun silang pendapat. “Justru sepakat bulat menetapkan tiga pemimpin tersebut,” ungkap dia.

Disinggung apakah Muktamar tersebut juga membicarakan hal bernuansa politik, terutama menyangkut pilkada 2018, Wakil Ketua DPRD NTB itu menyatakan tidak ada pembahasan khusus mengenai hal itu.

Hanya saja, Rois Am Dewan Mustasyar TGH Muhammad Yusuf Makmun dalam pidato iftitahnya menyatakan jika NW punya kewajiban mengeluarkan fatwa. Juga garis ketetapan organisasi menyangkut hal-hal berkaitan dengan politik.

Dalam kesempatan itu TGB juga menyikapi persoalan yang sedang dihadapi NW. “Ya ada sikap yang disampaikan langsung oleh Ketua Umum Dewan Tanfiziyah. Penjelasan beliau membuat jama’ah NW menjadi paham duduk persoalan sesungguhnya,a�? kata dia.

Muktamar NW itu akhirnya ditutup kemarin sore. Penutupan tersebut dihadiri sejumlah tokoh dari beberapa organisasi Islam antara lain dari Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Juga hadir TGH Shafwan Hakim, TGH Muharrar Mahfudz, serta Dr Zulkieflimansyah. (tan/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys