Ketik disini

Selong

Jamaah NW Teriakkan Hidup Ali

Bagikan

Kehadiran belasan ribu jamaah NW yang memadati acara puncak Hultah NWDI ke-81 A�di Pancor, Lombok Timur (lotim) menjadi pemandangan tersendiri. Mereka adalah bagian tak terpisahkan dari kemeriahan hultah.

***

ANTUSIASMEA�tinggi terpancar jelas dari wajah-wajah A�jamaah yang hendak menyaksikan Hultah NWDI ke-81 di Pancor kala itu. Sedari pagi mereka sudah memadati arena kegiatan. Penutupan sejumlah ruas jalan tak mengendorkan A�semangat mereka. Berjalan satu, dua, bahkan tiga kilometer lebih rela ditempuh, semua dijalankan dengan penuh suka cita.

Ketika acara belum juga dimulai, tempat yang disediakan sudah penuh sesak. Itu belum termasuk mereka yang masih menyemut di bagian luar arena utama. Kendati berdesak-desakan, ketika diarahkan panita, A�semua mengikutinya.

Tiba giliran ragam materi diberikan oleh para pembicara, ragam aksi jamaah makin tampak. Saat ulama nasional Habib Jindan tampil misalnya, dengan serius mereka mengikutinya. Setiap kata yang disampaikan diperhatikan dengan baik. A�Gaya sang habib yang mendayu-dayu membuat jamaah terlarut. Namun itu tak lama, berganti pembicara, berganti pula respon yang ditunjukkan jamaah. Gelak tawa tak henti mengalir ketika Ketua PBNU KH Said Aqil Sirodj menyampaikan materi jenaka.

Beda lagi ketika Bupati Ali tampil tiga setengah menit di atas panggung. Mereka seperti larut dalam kegembiraan, melihat pimpinannya yang kini bisa akur, kompak bersatu. a�?Hidup Ali BD, hidup bupati,a�? menjadi sejumlah pekikan yang terus terulang ketika sang bupati naik panggung.

Mereka yang awalnya kalem makin menjadi-jadi ketika artis nasional Hadad Alwi tampil membawakan sebuah lagu hits yang bertemakan cinta rasul. Layaknya sebuah konser anak muda, dengan semangat semua mengangkat tangan ke atas, mengikuti perintah si penyanyi. Mereka juga turun bernyayi sejadi-jadinya, sekeras-kerasya. Tak hanya jamaah dari kalangan umum saja. Santri dan santriwati MDQH yang terkenal nampak menikmati penampilan Hadad Alwi.

Sementara itu ketika tiba giliran TGB HM Zainul Majdi tampil, lain lagi ekspresi jamaah. Semua menatap penuh konsentrasi. Mengikuti setiap kata sang gubernur yang memang selalu membius pendengarnya. Terlebih ketika TGB memimpin doa, jamaahpun melakukannya dengan khusyuk. Tak sedikit yang berdoa hingga meneteskan air mata.

Ya, itulah tingkap pola ragam aksi jamaah yang menghiasi Hultah NWDI kala itu. Mereka adalah bagian tak terpisahkan dari kesuksesan acara dan perkembangan serta kemajuan yang dicapai NW hingga kini. (WAHYU PRIHADI /r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka