Ketik disini

Giri Menang

Oknum Boatman Resahkan Wisatawan

Bagikan

GIRI MENANG – Ulah sejumlah oknum boatman di penyeberangan Gili Nanggu Desa Sekotong Barat meresahkan wisatawan. Pasalnya, wisatawan seringkali dipaksa kembali menuju bangsal sebelum waktunya.

Ratna, wisatawan asal Lombok Tengah mengaku pernah mengalami hal ini beberapa bulan lalu. Saat itu, ia tengah berlibur bersama temannya mengelilingi tiga gili, yakni Gili Nanggu, Gili Sudak, dan Gili Kedis.

Namun baru beberapa menit berada di gili terakhir, boatman meminta mereka untuk segera naik ke perahu. Mereka diantar kembali menuju bangsal dengan alasan harus membawa tamu lainnya.

A�Waktu kita masih setengah jam lagi. Itu kan tidak sesuai perjanjian,A� ujarnya pada Lombok Post, Minggu (7/8).

Sementara itu, Lalu Suhendro Sukarno, pengawas tim Baywatch (Polisi Pantai) Gili Nanggu membenarkan adanya komplain dari sejumlah wisatawan. Mereka mengaku kecewa dengan pelayanan jasa perhubungan yang diberikan. a�?Banyak yang komplain soal itu,A� ujarnya

Para wisatawan mengaku jika mereka sering dipaksa kembali menuju bangsal oleh boatman yang mereka sewa. Padahal waktu penyewaan belum berakhir. Hal ini tentu mengganggu kenyamanan mereka untuk berwisata.

A�Kita telah berkomunikasi dengan pihak koperasi pengelola terkait hal ini,A� lanjutnya

Dikonfirmasi terkait hal tersebut, Kepala Dishubkominfo Lobar Ahmad Saikhu mengatakan, belum ada keluhan masuk terkait hal tersebut. Namun ia akan melakukan pemanggilan terhadap ketua koperasi pengelola perahu.

A�Belum ada laporan ke kami,A� ujar Saikhu di ruangannya, kemarin (10/8).

Ia menduga jika hal ini bukanlah kesengajaan dari pihak pengelola. Terdapat oknum yang sengaja melakukan hal tersebut.

Saikhu menambahkan, ia tidak ingin jika permasalahan ini menodai pariwisata di Lobar. Terlebih lagi, wisata Sekotong sedang dalam proses pengembangan oleh Pemkab Lobar. A�Jangan sampai gara-gara ini tempat wisata itu jadi sepi,A� tandasnya. (fer/r6)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka