Ketik disini

NTB

Rekam Jejak Tiga Besar Didalami

Bagikan

MATARAM – Panitia Seleksi (Pansel) sudah menetapkan masing-masing tiga besar kandidat yang akan mengisi kekosongan pada 11 jabatan eselon II di lingkup Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTB. Namun, daftar tiga besar itu batal diserahkan langsung ke Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi sebagaimana direncanakan. Pansel memilih mendalami kembali rekam jejak dari tiga besar yang dipilih.

a�?Ada yang perlu dilakukan pendalaman rekam jejak. Tiga besar itu didalami lagi rekam jejaknya,a�? kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB Abdul Hakim kepada Lombok Post, kemarin (10/8).

Diakui, selama proses rekam jejak sebelumnya, pansel memang sudah menerima banyak laporan dari inspektorat dan aduan masyarakat mengenai kelayakan para calon untuk diamanahi jabatan eselon II. Hal itu dipastikan bakal menjadi pertimbangan pansel dalam memutuskan nama-nama calon yang akan diserahkan pada gubernur.

a�?Untuk memastikan laporan-laporan itu, khususnya yang berkaitan dengan nama-nama para calon yang ada di daftar tiga besar, tim akan turun kembali,a�? kata Hakim.

Jika laporan masyarakat terbukti, calon bersangkutan terancam lengser dari daftar tiga besar dan digantikan oleh calon lain. Namun, Hakim memastikan dalam mengusut rekam jejak tersebut, pihaknya hanya akan mengindahkan laporan atau isu yang bisa dipertanggungjawabkan. Artinya, didasari oleh bukti dan fakta yang kuat.

a�?Kita tentu antisipasi adanya laporan yang sifatnya hanya gosip atau fitnah. Bisa saja dihembuskan oleh pihak lain dan cenderung bagian dari persaingan tidak sehat,a�? kata Hakim.

Untuk itu, Pansel memperpanjang waktu untuk mendalami rekam jejak para tiga besar. a�?Kita tidak mau membuat keputusan berdasarkan gosip saja. Makanya kita dalami karena ini menyangkut kesempatan dan nasib seseorang,a�? kata Hakim.

Hasil final penilaian Pansel sendiri baru akan dirampungkan pada Agustus mendatang. Selanjutnya, diserahkan kepada Gubernur yang pada akhirnya akan memutuskan siapa dari tiga besar tadi yang paling layak menduduki jabatan eselon II.

a�?Pansel kan hanya menetapkan nama tiga besarnya saja. Selanjutnya, pak gubernur yang memutuskan siapa pejabat yang terpilih untuk promosi ke eselon II,a�? jelas Sekda NTB sekaligus Ketua Pansel Rosiady Sayuti kepada Lombok Post, kemarin.

Diakui pula oleh Rosiady, ada pula beberapa laporan dari masyarakat yang turut menjadi pertimbangan Pansel. Aduan dari masyarakat mengenai para calon pun, menurut Rosiady, ada bermacam jenisnya.

a�?Ada aduan dari masyarakat juga dan kita tindaklanjuti kebenarannya. Semua itu jadi pertimbangan pansel untuk meloloskan yang bersangkutan,a�? kata Rosiady.

Sementara, dari beberapa sumber yang dihimpun Lombok Post, beberapa nama calon yang ikut seleksi tersebut memang ada yang dijagokan dan diyakini bakal mendapat promosi ke jabatan eselon II.

Salah satunya adalah Fathul Gani yang mengikuti seleksi untuk jabatan Kepala Biro Umum setda NTB. Gani yang saat ini masih menjabat sebagai Sekretaris BPMPD disebut-sebut mendapat nilai tinggi oleh Pansel. Diketahui, ini adalah kali kedua Gani mengikuti proses Pansel setelah sebelumnya gagal pada penjaringan sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol NTB.

Terkait rumor tersebut, Gani yang dikonfirmasi Lombok Post enggan berkomentar banyak. Ia memilih menyerahkan hasilnya kepada Pansel dan Gubernur sebagai penentu akhir seleksi. a�?Ya kita tunggu saja hasilnya,a�? jawabnya singkat. (uki/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka