Ketik disini

Sumbawa

Tambang Liar Tak Terbendung

Bagikan

TALIWANG – Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) meminta Pemerintah Provinsi NTBA�terus meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas tambang liar. Khususnya galian C.

Sejak kewenangan diambil alih Pemprov NTB, aktivitas tambang liar di KSB seolah-olah tak terbendung. Galian C tersebar di sejumlah wilayah KSB. Parahnya lagi, aktivitas tambang-tambang itu tidak dilengkapi izin.

Kepala Dinas ESDM A�H Muslimin mengatakan, belakangan ini aktivitas galian C kian marak. Para penambang beroperasi tanpa mengantongi izin.

a�?Sesuai kewenangan, kami di kabupaten tidak bisa menghentikan. Kewenangan itu sudah berada di tangan Pemrov NTB,a�? katanya, kemarin (10/8).

Keberadaan tambang liar ini otomatis merugikan pemerintah daerah. Karena para penambang secara bebas mengeruk perut bumi itu tanpa membayar retribusi ke pemerintah.

a�?Daerah rugi. Tidak ada retribusi yang masuk,a�? ungkapnya.

Saat ini, proyek skala besar sedang bergulir di KSB. Proyek-proyek itu berasal dari gelontoran saku APBN. Seperti pembangunan Bendungan Bintang Bano dan pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Untuk mendukung pembangunan itu, kontraktor pelaksana proyek membutuhkan materiall galian C.

Untuk itu, kata Muslimin, pihaknya akan berkoordinasikan dengan pemrov. Dengan harapan, perusahaan yang mengerjakan proyek itu membayar retribusi galian C ke daerah. Ia juga berharap pemrov lebih selektif dan proaktif mengawasi izin kegiatan dan aktivitas galian C.

a�?Jika tidak diamankan dikhawatirkan aktivitas tambang liar ini akan mengancam kelestarian lingkungan,a�? katanya.

a�?SebagianA�para penambang ini kerap mengabaikan lingkungan dan membuang limbah sembarangan,a�? keluh dia. (is/r1)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka