Ketik disini

Headline Tanjung

Berharap KLU Jadi Daerah Ramah Anak

Bagikan

TANJUNG – Puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) yang digelar di Lombok Utara berlangsung semarak, kemarin (11/8). Pasalnya, acara ini dihadiri ribuan anak mulai dari murid PAUD hingga siswa SMA.

Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Lombok Utara Bagiarti menjelaskan, dalam momentum HAN ini, forum anak berharap pemkab untuk menyediakan fasilitas dan kebutuhan anak. Sehingga Lombok Utara menjadi daerah yang ramah anak.

a�?Seperti Puskesmas ramah anak, taman bacaan di setiap desa, ketersediaan air bersih dan terutama terkait pendidikan. Jangan sampai ada lagi anak putus sekolah karena tidak memiliki biaya,a�? ungkapnya.

Pantauan koran ini, perayaan puncak HAN di Lombok Utara cukup meriah. Terutama dengan karnaval yang melibatkan ribuan anak mengelilingi jalan utama Tanjung.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar mengatakan, bangga dan memberikan apresiasi yang sangat besar terhadap pelaksanaan kegiatan ini. Di mana semua lini dalam prosesi acara ini dilakoni anak-anak.

Ini membuktikan bahwa bila anak diberikan kepercayaan dalam segala hal, pasti mampu untuk melaksanakannya dengan tanggung jawab yang besar.

Terkait sejumlah rekomendasi yang disampaikan forum anak, Najmul menegaskan hal tersebut merupakan hal yang harus sama-sama diperjuangkan, dan bukan hanya formalitas semata.

a�?Untuk menjawab hal itu, kami saat ini sedang memproses gagasan Rumah SakitA� BERIMAN,a�? ujarnya.

Ditambahkan, BERIMAN (Bersih, Indah dan Nyaman) dengan indikator, di setiap rumah sakit dan puskesmas ada taman bermain anak-anak, tempat penitipan anak dan juga tempat khusus untuk ibu menyusui dengan adanya pojok ASI.

a�?Semoga apa yang menjadi rekomendasi forum anak ini bisa direalisasikan dengan baik dan anak-anak mendapatkan haknya,a�? harapnya.

Lebih lanjut, Najmul juga mengatakan, untuk pendidikan anak, pihaknya memberikan tugas khusus bagi dewan pendidikan Lombok Utara sebagai Satgas anti DO (Drop Out).

a�?Kami tidak ingin ada anak-anak Lombok Utara yang putus sekolah lagi,a�? cetusnya.

a�?Setiap ada anak yang DO, Satgas ini akan bergerak mencari penyebab dan solusinya. Sehingga program pemkab angka DO nol bisa terealisasi,a�? imbuhnya.

Untuk keberadaan taman bacaan di setiap desa, Najmul meminta setiap desa bisa membantu untuk merealisasikannya. (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka