Ketik disini

Metropolis

Ini Gara-Gara SKPD Tak Becus!

Bagikan

MATARAMA�– Eksekutif dan legislatif di Kota Mataram mulai kehabisan akal. Sejumlah permasalahan di di daerah ini belum tertangani dengan baik. SKPD yg diharapkan bisa menuntaskan persoalan bekerja tak becus.

Karena itulah, kini muncul wacana pembentukan perusahaan daerah (perusda) untuk menangani sejumlah permsalahan. Seperti masalah parkir dan pasar yang amburadul.

a�?Ini kaitannya dengan bagaiamana meningkatkan pendapatan dilihat dari potensi yang ada. Ini akan kami tindak lanjuti termasuk pengeloalaan pasar dan parkir yang diminta menggunakan lembaga khusus,a�? kata Plt Sekda Kota Mataram H Efendi Eko Saswito kepada Lombok Post usai menghadiri rapat dengan anggota dewan di kantor DPRD Kota Mataram, kemarin.

Dalam rapat itu, kata Eko, baik legislatif maupun ekskutif sepakat untuk membentuk perusahaan daerah. Namun akan dilakukan kajian konferhensip terlebih dahulu dengan melibatkan akademisi dan pihak terkait.

Bahkan pemkot sudah merencanakan studi ke beberapa daerah yang telah memiliki perusahaan daerah untuk mengelola parkir dan pasar ini.

a�?Apabila itu berprospek, maka kami akan segera membentuk itu. Iya kami usahakan tahun ini sudah mulai terbentuk,a�? sambung Eko.

Sementara Ketua DPRD Kota Mataram, H Didi Sumardi menjelaskan, rencana pembentukan perusahaan daerah ini sebagai bagian dari hasil evaluasi dewan terhadap kinerja eksekutif. a�?Dewan berpandangan bahwa akan lebih produktif kalau parkir dan pasar ditangani oleh semacam lembaga seperti perusahaan daerah,a�? kata dia.

Didi menjelaskan, dewan memiliki data-data yang akan menjadi dasar kajian ekskutif untuk membentuk perushaan daerah. Pembentukan perusahaan daerah dipandang perlu sebagai akibat ketidakmampuan SKPD yang selama ini diberi tanggung jawab untuk mengelolanya dengan baik.

a�?Faktanya memang tidak maksimal, meskipun target yang sudah kami tetapkan hampir terpenuhi. Namun jika dikaitkan dengan potensi itu, masih sangat jauh. Karena kan target ini hasil perdebatan,a�? kata dia.

Sehingga dengan adanya lembaga yang khusus menangani masalah parkir dan pasar, diharapkan potensi pendapatan daerah dari dua bidang ini bisa dimaksimalkan. Otomatis, jika ini terwujud, pengelolaan pendapatan parkir tidak lagi menjadi tanggung jawab Dishubkominfo melalui UPTD Parkir. Begitu juga dengan pengelolaan pasar tidak lagi menjadi tanggung jawab Diskoperindag Kota Mataram. (ton)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka