Ketik disini

Praya

Pansel Sekda Loteng Diminta Jujur

Bagikan

PRAYA – DPRD Lombok Tengah (Loteng) mengingatkan, agar panitia seleksi (pansel) calon Sekda, dapat melaksanakan tugasnya secara jujur.

Tidak boleh berpihak kepada salah satu calon, apalagi berbau kepentingan tertentu.

a�?Penilaiannya harus obyektif, berdasarkan nilai kapasitas, kapabilitas dan integritas,a�? kata ketua Fraksi Gerindra DPRD Loteng Muhalip, kemarin (11/8).

Mereka yang duduk sebagai pansel Sekda, kata Muhalip tentu tidak perlu diragukan lagi, baik dari sisi keilmuan maupun pengalamannya. Hanya saja, perlu diingatkan agar mengeyampingkan penilaian subyektif.

a�?Dengan begitu, kita mendapatkan sosok Sekda yang berkualitas dan mumpuni,a�? katanya.

Informasi yang diserap koran ini, dari enam nama yang sudah mendaftar. Satu diantaranya terpental, yaitu Kepala Dinas Budpar HL Muhammad Putrie.

Alasannya, karena baru menjabat dijabatan yang berbeda, satu kali. Termasuk, kepangkatan dan golongan.

Sementara itu, Asisten I Setda Loteng HL Muhammad Amin, Asisten III Nursiah, Kepala Dinas Dikpora HL Idham Khalid, Kepala Bappeda HL Satria Atmawinata dan Staf Ahli Bupati Idris Rizal, masih menjalani tahapan seleksi.

a�?Pengangkatan Sekda, tetap berpedoman pada Permen PAN dan RB, Nomor 13 tahun 2014, tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi secara terbuka,a�? kata Wakil Bupati Lalu Pathul Bahri, terpisah.

Termasuk, tambah Pathul berpedoman pada Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 8 tahun 2016, tentang tata cara pengisian jabatan pimpinan tinggi lingkup Pemkab Loteng.

Tahapannya meliputi, seleksi administrasi, tes kesehatan, narkoba, kompetensi manajerial dan psikologi.

Berikutnya, kata Pathul penulisan makalah dan presentasi, wawancara, hingga penelusuran rekam jejak. a�?Insya Allah, semuanya berjalan secara jujur dan terbuka, tidak ada yang ditutup-tutupi,a�? katanya.(dss/r3)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka