Ketik disini

Metropolis

Jangan Ada Program Copy Paste!

Bagikan

MATARAM – Rencana Pembangunan Jangka menengah Daerah (RPJMD) Kota Mataram tahun 2016-2021 akhirnya disahkan. Program pembangunan wali kota selama lima tahun ke depan ini disepakati melalui rapat paripurna DPRD Kota Mataram, kemarin sore (12/8).

Usai pengesahan, Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh mengatakan, ia merasa bersyukur pembahasan RPJMD berlangsung cepat dan lancar. Hal ini tidak lepas dari kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif selama proses pembahasan.

Ahyar berharap, setelah disahkan, RPJMD dapat segera ditindaklanjuti jajarannya untuk dimasukkan kedalam program kerja di masing-masing satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Karena RPJMD merupakan wujud janji-janji wali kota kepada masyarakat Kota Mataram, Ahyar menekankan para pembantunya benar-benar serius dalam membuat program.

a�?Jangan sampai ada program copy paste,a�? tegasnya saat paripurna.

Sementara itu, Ketua Pansus RPJMD DPRD Kota Mataram TGH Mujiburrahman saat membacakan hasil kerja pansus menjelaskan, RPJMD adalah penjabaran dari visi, misi, dan program kepala daerah yang berpedoman pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) dan memperhatikan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

RPJMD ini berisi arah kebijakan keuangan daerah, strategi pembangunan daerah, kebijakan umum, dan program perangkat daerah, lintas perangkat daerah, dan program kewilayahan. RPJMD juga menjadi acuan dalam menilai keberhasilan Pemkot Mataram, sehingga memiliki nilai-nilai strategis dan politis.

Mujiburrahman menjabarkan beberapa poin hasil kerja Pansus diantaranya, terkait peningkatan kualitas SDM, pemberdayaan ekonomi rakyat, serta peningkatan kualitas sarana dan prasarana perkotaan. Dewan telah melakukan kajian tematik sehingga diperoleh strategi dan kebijakan yang tepat untuk mewujudkannya.

Terkait kebutuhan ruang dalam waktu dekat, dewan menyetujui revisi terhadap Perda Nomor 12 Tahun 2011 tentang RTRW. Revisi yang dilakukan menyangkut struktur ruang, pola ruang dan kawasan strategis. Di dalamnya memuat arahan pembangunan yang tidak terpisahkan dengan kebutuhan akan ruang. Setelah revisi maka harus dilanjutkan dengan penyusunan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) tahun 2016.

Selain itu, Pansus juga menyampaikan banyak catatan di beberapa bidang, diantaranya peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan, kependudukan, perizinan dan sebagainya. Termasuk masalah perekonomian, peningkatan PAD dengan membentuk perusahaan daerah, dan promosi pariwisata.

Ia berharap dengan ditetapkannya RPJMD, janji-janji politik wali kota dan wakil wali kota Mataram dapat terealisasi. Serta terwujudnya penyelenggaraan pemerintah yang baik (good Governance) dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Mataram. (ili/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka