Ketik disini

Headline Metropolis

Pemprov Akan Lobi Menkeu

Bagikan

MATARAM -Pemerintah Provinsi NTB memastikan tak akan tinggal diam. Ini menyusul adanya rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memangkas dana transfer ke daerah hingga Rp 68,8 triliun. Pemprov akan melobi Menkeu untuk memastikan bahwa NTB tak ikut terkena imbas dari upaya penghematan APBN tersebut.

a�?Saya ingin bicarakan ini juga dengan Pak Gubernur. Kita perlu bersurat ke pusat, memastikan daerah kita tak kena pemangkasan dana transfer,a�? kata Wakil Gubernur NTB H. Muhammad Amin, kemarin (12/8).

Lobi ke pusat harus secepat mungkin dilakukan sebelum Peraturan Menteri Keuangan (PMK) keluar. a�?Lebih baik kita protes pusat daripada kita diprotes rakyat,a�? tegas Amin.

Menurutnya, kalaupun NTB terkena pemangkasan anggaran, tentunya akan berdampak besar bagi daerah. Terutama, dalam membiayai program-program pembangunan. Sebab bagaimana pun, kata Amin, NTB masih sangat tergantung dari dana perimbangan yang diberikan oleh pemerintah pusat.

Ia menegaskan, sangat tidak adil jika NTB itu terkena imbas dari pemangkasan dana transfer tersebut. Hal tersebut hanya akan memperbesar kesenjangan pembangunan di Indonesia. Apalagi NTB memiliki ruang fiskal yang terbatas.

a�?Daerah yang punya pendapatan besar saja yang dipangkas. Justru NTB itu harusnya diperkuat dana oleh pusat bukan justru dipangkas,a�? kata Amin.

Pemerintah pusat diminta membuka mata bahwa NTB merupakan daerah yang kaya akan sumber daya. Pertambangan dari PT Newmont Nusa Tenggara saja sekian triliun disetor ke pusat. Sehingga, menurutnya, sungguh wajar jika pemerintah pusat juga menyalurkan dana transfer yang besar ke NTB, bukan justru dipangkas. a�?Kita berhak minta karena kita punya sumber daya besar. Kemarin saja dari Newmont berapa triliun yang disetor ke pusat,a�? jelasnya.

Tak hanya upaya dari pemprov, Amin juga berharap legislator asal NTB di pusat ikut mengupayakan hal serupa. Sekalipun pemangkasan dana transfer sendiri memang tidak melibatkan pembahasan dengan DPR. a�?Ini kan perlu berjuang bersama. Jangan pasrah hanya karena tidak ikut pembahasannya, kan bisa lobi langsung. Kita berharap banyak pada wakil asal NTB di pusat,a�? kata Amin.

Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi juga menegaskan hal serupa. Ia menekankan perlunya upaya dari semua pihak untuk melobi pusat. Untuk memastikan agar NTB tidak termasuk daerah yang dipangkas dana tranfernya. Selain itu juga perlu dipastikan program-program kementerian di NTB tetap berjalan.

a�?Terkait ini, semua harus bergerak, baik itu legislatif maupun eksekutif. Yang penting itu bagaimana kita melobi ke pusat,a�? kata Mori. (uki/r9)

Komentar

Komentar