Ketik disini

Metropolis

Gubernur Tunggu Kontribusi Persis NTB

Bagikan

MATARAM – Satu lagi organisasi masyarakat (ormas) Islam siap mewarnai NTB. Persatuan Islam (Persis) resmi mendirikan sekaligus melantik pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Persis dan Persatuan Islam Istri (Persistri) di provinsi ini, kemarin (14/8).

Momen pelantikan struktur kepengurusan (tasykil) PW Persis NTB masa jihad 2016-2020 ini menjadi lebih spesial karena banyak dihadiri tokoh dan pejabat penting. Diantaranya, Gubernur NTB TGB HM Zainul Majdi beserta wakilnya H Muhammad Amin, Wakil Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Persis Dr H Jeje Jaenudin, Ketua MUI NTB, perwakilan Korem 162/WB dan jajaran PP Persis lainnya.

a�?Semoga dengan kehadiran Persis di NTB dapat menjadi tambahan kebaikan untuk mengokohkan persatuan umat membangun daerah dan bangsa,a�? harap gubernur dalam sambutannya.

Doktor lulusan Universitas Al Azhar Kairo, Mesir ini memandang Persis sebagai ormas yang memiliki kekayaan ideologis dan sejarah panjang. Ulama besar A Hasan yang menjadi founding father ormas yang berpusat di Bandung ini telah jelas meletakkan garis-garis perjuangan Persis untuk umat.

a�?Ulama A Hasan banyak memberi sumbangan pemikiran untuk kemajuan bangsa dan umat di era Presiden Soekarno,a�? jelas gubernur yang lekat dipanggil TGB.

Tidak sedikit pemikiran-pemikiran A Hasan kadang bertolak belakang dengan presiden kala itu dan berujung pada perdebatan. Namun karena dilandasi nilai-nilai kebaikan, kondisi tersebut tidak lantas menghilangkan rasa menghargai antar keduanya. Ini menandakan perbedaan yang terjadi tidak menjadi penyebab perpecahan umat dan bangsa.

Pasca pelantikan, gubernur menunggu kiprah para pengurus untuk menunaikan tugas organisasi. Termasuk siap berkontribusi menyumbangkan pemikiran yang konstrukif serta aksi-aksi nyata.

a�?Persis kami harapkan bisa membangun dan menjaga ukhuwah dengan ormas-ormas Islam yang ada. Mari jadikan organisasi sebagai wasilah untuk mendapat rida Allah,a�? pesannya.

Setali tiga uang, Wakil Gubernur H Muhammad Amin yang datang lebih dulu secara terang-terangan menantang kiprah persis di NTB. Sebagai ormas baru di NTB, Persis diharapkan mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki dan bekerja sama dengan ormas-ormas Islam lainnya untuk membangun daerah.

a�?Bagaimanapun bangsa ini dibangun di atas keberagaman. Saya harapkan Persis bisa berdiri dengan ormas Islam lainnya demi menegakkan kemaslahatan umat,a�? ujar Amin.

Sementara Wakil Ketua Umum PP Persis H Jeje Jaenudin menyampaikan jika saat ini Islam dihadapkan dengan berbagai tantangan yang sangat berat. Kondisi umat Islam di belahan dunia yang lain hidup dalam keterpurukan dari sisi ekonomi dan sosial karena perang yang tidak berkesudahan. Jumlah korban jiwa pun terus bertambah setiap harinya. a�?Hal ini bisa kita lihat di Irak, Syiria dan Yaman yang sedang terjadi perang,a�? ujarnya.

Padahal dalam Islam jelas diajarkan jika penyelesaian konflik tidak hanya harus dalam bentuk perang atau mengangkat senjata. Masih banyak cara-cara lain yang lebih bijaksana dan efektif. (ida/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka