Ketik disini

Headline Kriminal

Awas, Jangan Tertipu KPK Palsu

Bagikan

MATARAM – Polda NTB menyelidiki adanya Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang kerap mengatasnamakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di NTB.

a�?Kita akan tetap selidiki. Jika ada orang yang merasa dirugikan dengan keberadaan mereka,a�? kata Kapolda NTB Brigjen Pol Umar Septono kepada Lombok Post saat ditemui sore kemarinA� (19/8).

Umar menjelaskan, yang akan diselidiki nantinya terkait dengan izin LSM. Apakah memang memiliki izin dalam beroperasi atau tidak. a�?Siapa yang memberikan izin apakah Kemenkumham atau langsung dari KPK,a�? ungkapnya.

Jika memang izin yang dimiliki LSM tersebut tidak ada. Tentu dapat dibubarkan oleh instansi terkait.

Tak hanya itu lanjut Umar, jika nantinya ada laporan ataupun pengaduan terkait dengan tindak pidana A�yang dilakukan LSM tersebut pihaknya siap memproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

a�?Terkadang kan mereka melakukan penipuan dengan mengatasnamakan KPK. Itu yang berbahaya. Dan patut dihukum,a�? tegasnya.

Sementara itu, jika memang LSM tersebutA� memiliki track record yang baik untuk menampung aspirasi masyarakat. Itu sama sekali tidak ada masalah.

a�?Kita tidak akan memberikan tindakan hukum jika memang mereka berdiri mengatasnamakan KPK untuk menyuarakan aspirasi rakyat,a�? ungkapnya.

Umar menyebutkan, LSM yang mengatasnamakan KPK memang ada di NTB. Mereka kerap melakukan aksi demo di beberapa tempat.

a�?Kita belum tahu apa yang kegiatan yang dilakukannya. Jika ada penipuan kita tindak,a�? ujarnya.

Umar mengutarakan, sejauh ini, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait dengan adanya pihak yang merasa dirugikan dengan keberadaan LSM tersebut. a�?Jangan mentang-mentang nama LSMnya sama dengan KPK. Lalu memanfaatkannya kearah yang tidak baik. Itu sudah tidak sesuai,a�? jelasnya.

Umar menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati, jika ada seseorang yang mengatasnamakan KPK untuk melakukan pemerasan.

a�?Jika ada yang seperti itu. Silahkan lapor saja langsung ke Polisi,a�? himbaunya. (arl/r3)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka