Ketik disini

Praya

LIA Segera Benahi Apron dan Terminal

Bagikan

PRAYA – Otoritas bandara di Lombok International Airport (LIA) di Praya, Lombok Tengah (Loteng) memutuskan, akan menyelesaikan pembangunan apron terlebih dahulu, sebelum perpanjangan runway. Itu pun masuk dalam rancangan tahap akhir.

a�?Setelah apron, baru kita rancang kembali pembangunan terminal bandara. Ketika keduanya rampung, barulah terakhir kita berpikir runway,a�? kata General Manager (GM) Angkasa Pura I (AP) LIA I Gusti Ngurah Ardita, kemarin (19/8).

saat menerima kunjungan Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono.

Ia pun berharap, Komiai VII dan Badan Anggaran (Banggar) DPR RI mendukung rancangan yang dimaksud. a�?Percuma kita memperpanjang runway. Tapi, tempat parkir pesawat dan terminalnya terbatas,a�? katanya.

Untuk merealisasikan pembangunan itu, kata Ardita tentu membutuhkan anggaran ratusan miliar. Namun, bisa diselesaikan secara bertahap dengan anggaran bertahap pula.

a�?Saat ini, daya tampung apron kita hanya delapan pesawat saja. Sedangkan luas terminal 21.128 meter per segi,a�? katanya.

Sementara itu, lanjut Ardita panjang runway LIA saat ini, mencapai 2.750 meter. Menurut rencana, kedepannya akan diperpanjang menjadi 3.200 meter.

Tambahan itu, akan menyesuaikan dengan apron yang mampu memarkir pesawat sebanyak 30 badan pesawat, dan luas terminal mencapai 70.000 meter persegi. a�?Itu kita realisasikan melalui dua tahap, di tahun 2027 dan 2035 mendatang,a�? katanya.

Dengan begitu, tambah Ardita jumlah penumpang kedatangan dan keberangkatan domestik maupun internasional mengalami peningkatan.

Di tahun 2020 mendatang, diperkirakan mencapai 4 juta orang per tahun. Sedangkan, di tahun 2027 diperkiran 6 juta orang dan tahun 2035 diperkirakan 10 juta orang per tahunnya.

a�?Kita bersyukur, provinsi dan Pemkab mendukung langkah LIA. Tinggal sokongan dana dari pusat saja, yang kita tunggu,a�? harap orang nomor satu dijajaran AP I LIA tersebut.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryo Soekartono menginginkan agar, pembangunan fisik di bandara tersebut, jangan dilaksanakan secara bertahap. Melainkan, sekaligus, sehingga tidak kerja dua, atau tiga kali.

a�?Kalau bisa, pembangunan apron bersamaan dengan pembangunan terminal. Bila perlu, runway,a�? katanya.

Untuk mensukseskan pembangunan tersebut, pihaknya berjanji akan membahas secara internal, di Komisi VII dan Banggar. Jika ada keputusan, kata Haryo baru dewan akan memanggil Kementerian BUMN, Kementerian PU dan PT AP I, guna pengusulan anggarannya.

a�?Pulau Lombok, sudah saatnya bergerak cepat untuk maju. Seluruh fasilitas pendukung pariwisatanya, harus cepat diselesaikan,a�? katanya.(dss/r3)

 

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys