Ketik disini

Tanjung

Masih Ada Pungli di Pelabuhan Bangsal

Bagikan

TANJUNG – Tiga gili merupakan objek wisata andalan Lombok Utara. Namun sayang, di salah satu pintu masuk ke tiga gili yakni Pelabuhan Bangsal masih terjadi pungutan liar (pungli).

Pungli ini diduga dilakukan oknum pegawai Dishubkominfo Lombok Utara. Pungutan ini bukan hanya isapan jempol belaka. Karena aksi pungli ini direkam oleh wisatawam yang datang ke Bangsal.

Dalam video itu terlihat seorang oknum menggunakan seragam Dishubkominfo meminta uang retribusi Rp 20 ribu kepada sekelompok wisatawan yang datang menggunakan bermobil untuk masuk ke pelabuhan Bangsal. Di video berdurasi 1 menit 17 detik tersebut, petugas berseragam tersebut berdalih, uang yang diminta merupakan biaya untuk parkir kendaraan di terminal. Kemudian penumpang yang di mobil menaiki angkutan masyarakat menuju Bangsal.

Hal ini, bukan baru sekarang saja terjadi. Beberapa waktu lalu hal serupa juga pernah menimpa wisatawan lokal. Dimana saat itu, wisatawan lokal, Yuli yang hendak menuju Gili Trawangan bersama empat orang lainnya dengan mengendarai mobil diminta membayar parkir kendaraan sejumlah Rp 25 ribu di Pelabuhan Bangsal.

Padahal seperti diketahui, dalam Perda Nomor 5 tahun 2010 tarif parkir di kawasan wisata untuk roda empat ukuran kecil sebesar Rp 2.500 dan untuk roda empat ukuran besar sebesar Rp 3.000 per kendaraan. Bahkan untuk parkir inap, kendaraan roda empat hanya dikenai Rp 10 ribu per malam.

Menanggapi hal ini, Kepala Dishubkominfo Lombok Utara Sinar Wugiyarno mengungkapkan pihaknya akan menindaklanjuti hal tersebut.

a�?Nanti saya akan panggil pegawai yang di dalam video. Kita akan kroscek dulu,a�? ujarnya setelah diperlihatkan video tersebut oleh koran ini, kemarin (19/8). (puj/r9)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka

 wholesale jerseys