Ketik disini

Giri Menang Headline

Realiasasi Belanja Langsung Masih Rendah

Bagikan

GIRI MENANG – Realisasi belanja langsung SKPD semester pertama belum menggembirakan. Dari 32 SKPD ditambah 10 kecamatan, hanya satu SKPD yakni Sekretariat DPRD Lombok Barat yang realisasinya mencapai 70 persen lebih, hingga Juli.

Berdasarkan data dari Dinas Pendapatan dan Pengelolaan Keuangan Daerah (DPPKD) Lombok Barat per pertengahan Juli, rata-rata SKPD realisasi anggarannya di bawah 53 persen. Bahkan terdapat empat SKPD yang berada di kisaran 20 persen, yakni Dinas Kesehatan realisasi belanja langsungnya hanya 8,56 persen, Kantor Aset Daerah hanya 15,76 persen, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) 19,98 persen, dan Dinas Kelautan dan Perikanan 20,91 persen.

Terkait hal tersebut, Sekretaris Daerah Lobar Mochammad Taufiq mengakui masih banyak SKPD yang mendapat rapor merah. ”Waktu evaluasi di rapim terakhir, memang sebagian besar masih merah,” aku Taufiq.

Namun, Taufiq mengaku tidak merisaukan hal tersebut. Lebih-lebih sejumlah SKPD telah memproyeksikan realisasi belanja langsung maupun proyek fisik di November dan Desember, hingga 95 persen.

”Proyeksi mereka rata-rata sampai 95 persen,” kata dia.

Hanya saja, lanjut dia, pimpinan akan tetap melakukan evaluasi terhadap SKPD yang pencapaiannya kurang baik. Evaluasi itu, rencananya akan dilakukan di Agustus ini.

”Kalau yang terlalu rendah tentu tetap kita evaluasi. Akan kita lihat di Agustus ini,” tegas dia.

Menurut Taufiq, setiap SKPD tentu mempunyai argumentasi terkait penyebab rendahnya realisasi belanja langsung tersebut. Karena itu, pihaknya akan mendengar terlebih dahulu alasan apa saja yang disampaikan setiap pimpinan SKPD.

”Kita lihat argumentasinya, kalau tidak masuk akal ada sanksi kepada yang bersangkutan,” tandas dia.

Terpisah, Wakil Ketua DPRD Lobar Sulhan Muchlis Ibrahim sangat menyayangkan masih ada SKPD yang realiasasi belanja langsung berada di kisaran 20 persen. Lebih-lebih tahun anggaran sudah berjalan memasuki semester kedua.

”Ya harus digenjot lagi, ini sudah masuk semester dua lho, kok masih ada realisasi belanja langsung yang serendah itu,” kritik dia. (dit/r4)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka