Ketik disini

Metropolis

Wisata Halal Jangan Sebatas Jargon

Bagikan

MATARAM – Provinsi NTB diharapkan terus konsisten dalam mengimplementasikan konsep wisata halal yang belakangan ini menjadi a�?jualana�?. Sehingga, wisata halal yang ramai digaungkan itu tidak terkesan hanya sebatas jargon semata.

a�?Tahun ini, konsep wisata halal itu harus mulai benar-benar terlihat implementasinya. Bagaimana wisata kita itu lebih moslem friendly,a�? kata anggota Komisi II DPRD NTB Guntur Halba.

Ia menekankan, salah satu aspek penting dalam mengimplementasikan konsep wisata halal yakni dengan meningkatkan manajemen hotel yang lebih ramah terhadap wisatawan muslim. Contoh kecilnya, semua hotel harus menyiapkan sarana prasarana beribadah yang memadai.

a�?Sekarang, masih ada hotel-hotel yang belum mengimplementasikan ini dan perlu dimaksimalkan,a�? kata Guntur.

Demikian juga dengan penataan destinasi, menurutnya, masih perlu dimaksimalkan. Terutama menengok sampai saat ini, masih sulit menemukan tempat ibadah di beberapa destinasi wisata andalan di NTB. Kedepannya, ini perlu menjadi atensi serius mengingat daerah ini sudah menggaungkan komitmennya untuk menerapkan wisata halal.

Meski demikian, Guntur menekankan bahwa wisata halal sendiri tidak berarti harus benar-benar kaku dan tidak memberikan ruang bagi wisatawan konvensional. a�?Yang penting fasilitas dasar, terutama untuk keperluanA� ibadah itu lebih dimaksimalkan,a�? katanya.

Demikian juga untuk pengembangan destinasi wisata religi seperti masjid kuno yang notabene masih banyak dan menjadi aset daerah. Menurutnya, pemeliharaan dan manajemen masjid kuno tersebut harus lebih dimaksimalkan.

a�?Jadi, begitu wisatawan ke Lombok, nuansa wisata halal itu benar-benar mereka rasakan. Tidak hanya sekadar jargon. Ini tentunya tidak hanya butuh dukungan pemerintah tapi juga peran serta semua pihak,a�? pungkasnya. (uki/r9)

Komentar

Komentar

 wholesale jerseys