Ketik disini

D'LADIES

Seberapa Pentingkah Asisten Rumah Tangga?

Bagikan

MATARAM — Memiliki asisten rumah tangga (ART) bagi sebagian orang mungkin menjadi sebuah kebutuhan pokok. Ketidakmampuan menghandle semua pekerjaan rumah ditengah kesibukan membuat kehadiran tenaga ART sangat dinantikan.

Kebanyakan yang menggunakan jasa ART adalah ibu rumah tangga yang berkarir atau aktif di kegiatan sosial di luar rumah. Namun tidak sedikit juga ibu rumah tangga yang tidak bekerja tapi cukup kerepotan mengurus anak sehingga membutuhkan bantuan seorang ART.

”Asisten rumah tangga sangat membantu terutama bagi ibu yang bekerja,” kata Indriawati, PNS di Kanwil KemenkumHAM NTB Indriawati.

Menurut dia, ibu yang bekerja tidak bisa secara utuh mengurus kebutuhan rumah. Keberadaan ART dalam keluarga bisa melengkapi agar pekerjaan mengurus rumah utuh, dan tidak terbengkalai saat sang ibu bekerja.

”Tapi saya tetap berusaha sebisa mungkin mengerjakan keperluan rumah di pagi hari karena asisten rumah tangga datangnya setengah 8 pagi sampai sore,” jelasnya.

Tugas yang diemban ART juga tidak hanya sebatas mengurus keperluan rumah. Beberapa diantara mereka ada yang memang diminta menjaga serta merawat anak majikan. Terutama ketika ibu atau bapak si anak sedang berada di luar.

”Kalau ada dinas di luar daerah keberadaannya sangat diperlukan,” ucap Indriawati.

Tapi menemukan ART yang cocok dan tepat bukanlah pekerjaan mudah. Banyak calon-calon ART yang dianggapnya terlalu banyak mengajukan persyaratan atau keinginan sebelum resmi bekerja. Seolah-seolah mereka sebenarnya masih setengah hati melakoni profesi ini.

Beruntung Indriawati bisa dipertemukan dengan ART yang sesuai dengan keinginannya. Sang ART yang biasa dipanggilnya “bibi“ ini bisa cepet menyesuaikan diri di lingkungan keluarga. Kejujuran yang dimiliki bibi membuat Indriawati dan keluarga begitu nyaman dengan kehadiran ART satu ini.

Menurutnya jujur merupakan kunci utama yang harus dimiliki asisten rumah tangga. Kejujuran ini bisa diketahui dengan melakukan beberapa pengujian kecil di jam kerja mereka. ”Kalau tidak jujur bisa habis rumah kita Mbak, pasti ada aja yang hilang,” ujarnya.

Hal berbeda soal urgensi tenaga ART dikemukakan Nur Aini. Kepala SDN 1 Dasan Tereng Narmada ini menilai ART tidak terlalu diperlukan bila dalam rumah tangga antara suami istri telah komitmen menjaga rumah bersama-sama. Apalagi dalam pembagian tugas mengurus rumah dan anak-anak. ”Dari awal saya dan bapak komitmen untuk bagi tugas. Kita bekerjasama dalam mengurus rumah,” ujarnya.

Kondisi ini diberlakukan agar keharmonisan keluarga juga tetap terjaga. Namun mempekerjakan seorang ART di rumah juga bukanlah hal yang keliru. ”Kalau saya sih butuh asisten rumah tangga saat anak masih kecil agar bisa bantu urus anak tapi tetap di bawah kendali kita ARTnya agar tidak semaunya bekerja,” jelas Nur Aini.

Pemikiran seperti ini juga diamini seorang ibu rumah tangga Titin asal Gunungsari. Ia berusaha agar dapat mengerjakan sendiri keperluan rumah tangga. Apalagi ia memiliki pengalaman kurang menyenangkan dengan ART. Semua pekerjaan rumah diurus oleh seluruh anggota keluarga yang ada di rumah tersebut.

”Pembagian tugas ini sangat penting apalagi juga untuk mendidik anak mencintai rumahnya sendiri,” katanya.

Menurutnya keberadaan asisten rumah tangga bisa membuat anak menjadi manja. Tidak bisa mandiri mengerjakan tugas rumah bahkan hal-hal kecil.

Namun lain halnya dengan Nurlalila, ibu rumah tangga di Perumahan Rembiga. Keberadaan ART menurutnya sangat penting apalagi saat dia atau suami tidak berada di rumah.

Agar selama bekerja anak-anaknya berada dalam pengawasan yang tepat, Nurlaila sangat selektif memilih ART. Dia berusaha mencari ARTdari lingkungan keluarga besarnya dan memang membutuhkan pekerjaan.

“Jadi anak-anak sudah kenal dia, sehingga tidak perlu penyesuaian lagi. Kalau masih keluarga kekompakan sudah terjalin,” ungkapnya.

Awet Belasan Tahun dengan Satu ART

Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, menemukan ART yang tepat dan sesuai keinginan itu tidak mudah. Banyak ART yang di awal terlihat sangat lugu sehingga bisa diandalkan majikan namun mendadak mudah berubah menjadi sosok yang tidak diinginkan lagi.

Indriawati adalah satu dari sekian ibu rumah tangga yang tergolong awet dengan ART. ” Hampir 12 tahun ART ini ikut dengan saya,” kata Indri.

Kunci kelanggengan hubungan antara keluarga majikan dengan ART menurut Indri, ternyata cukup simpel. Masing-masing harus sama-sama saling mengetahui apa yang dimau, termasuk soal hak dan kewajiban.

Langgengnya ART dalam sebuah keluarga karena memang juga diperlakukan dengan baik oleh majikannya. Inilah yang dirasakan Atun sebagai asisten rumah tangga yang cukup lama bekerja hampir 25 tahun. ”Dulu saya kerja sama bos pas anak-anaknya masih kecil, sekarang sudah dewasa semua,” ceritanya.

Ia cukup betah kerja dengan majikannya saat ini karena hak dan kewajiban diberikan sesuai dengan perjanjian awal saat masuk kerja. Bahkan dia sering mendapat upah yang berlebih.

”Saya kadang diajak berlibur juga keluar daerah kalau semua keluarga bos pergi,” ujarnya.

Suasana keakraban semacam inilah yang memang harus dibina. Namun itu tentu tak bisa tercipta secara instan karena membutuhkan waktu. Apalagi bila bekerja ditempat yang memiliki adat istiadat cukup kental. ”Saya harus menyesuaikan sendiri kondisi keluarga tempat saya bekerja. Sekarang bos sudah seperti keluarga saya, kepercayaan yang telah diberikan tidak akan saya sia-siakan,” ujarnya.

Tips Memilih Asisten Rumah Tangga

  1. Carilah yang jujur dan dapat dipercaya. Ini bisa diketahui dengan pengujian-pengujian kecil.
  2. Bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dibebankan. Tetap berikan penilaian terhadap semua yang dikerjakannya dalam sehari.
  3. Agar betah janganlah menganggap asisten rumah tangga orang lain tapi anggaplah seperti keluarga sendiri.
  4. Jangan melepaskan seluruh urusan rumah ke asisten rumah tangga, ibu harus tetap berusaha mengontrol dan mengawasi.
  5. Carilah orang yang membuat keluarga dan anak nyaman.
  6. Carilah yang ulet bekerja bukan yang banyak ngomongnya. (nur/ida)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka