Ketik disini

Sumbawa

Wabup: Jangan Tinggalkan Limbah

Bagikan

TALIWANGA�– Pemda KSB memberikan peringatan kepada CEO PT Newmont Nusa Tenggara (PTNNT). Perusahaan tambang ini diminta untuk memperjelas A� keberadaan seluruh barang maupun limbah (scrap) yang masuk dalam masterlist.

Masterlist merupakan barang atau alat operasi yang diimpor langsungA�A� dan digunakan PTNNT selama menjadi operator tambang di Batu Hijau. Masterlist ini dipergunakan untuk kegiatan operasi, pengolahan, pengangkutan, penyimpanan, dan penjualan hasil produksi.

a�?Kami minta semua masterlist ini diclearkan dulu, sebelum proses akuisisi dari PTNNT ke PT AMI selesai,a��a�� tegas Wakil Bupati KSB Fud Syaifuddin, kemarin (21/8).

Wabup meminta agar PTNNT dapat duduk bersama dengan pemda untuk menyelesaikan masalah ini. Sebab, persoalan ini menyangkut hajat hidup masyarakat ke depan.

a�?Masalah ini tidak boleh dianggap sepele. Pikirkan sisi keamanan lingkungan. Ingat, mereka datang secara terhormat, pergi pun harus dengan cara yang terhormat pula,a��a�� sindirnya.

Soal akuisisi saham, pemda mendukung penuh proses pengalihan saham A� oleh AMI. Peralihan operator dari tangan asing ke nasional itu, kata wabup, memberikan dampak positif bagi daerah. Tapi, PTNNT selaku perusahaan yang sudah belasan tahun berada di KSB harus memikirkan limbah tersebut.

a�?Jangan sampai setelah mereka keluar dari KSB, keberadaan barang ini malah akan memberikan dampak buruk bagi lingkungan,a�? ujarnya.

Menurut dia, limbah ini bukan saja berbentuk padat. Tapi limbah cair termasuk zat asam yang di lubang Pit PTNNT itu harus diperjelas. Lebih lanjut, kata dia, persoalan ini harus menjadi perhatian Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

a�?Juga barang-barang yang ditangguhkan pajaknya. Kalau dia dalam bentuk scrap seperti apa, demikian juga dalam bentuk barang seperti apa,a��a�� jelasnya.

Warning disampaikan wabup menyusul semua masterlist dikhawatirkan menyumbang dampak buruk bagi lingkungan. Pemerintah tidak ingin keberadaan barang-barang ini semakin tidak jelas, menyusul adanya pergantian operator tambang.

a�?Barang-barang ini harus jelas. Kalau masterlist ini keluar dan dibeli pihak manapun, pajaknya pasti besar. Ini harus perhatian besar bagi PTNNT. Jangan ditinggal begitu saja,a��a�� tandasnya.

a�?Kami tidak punya kewenangan secara langsung, tapi kami punya rakyat dan lokasi tambang itu ada di perut bumi Sumbawa Barat. Kami juga tidak mau disalahkan rakyat, ketika kami tidak pernah menyuarakan tentang hal ini,a��a�� katanya. (far/r10)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka