Ketik disini

Selong

Wacana DBHCHT Non Tunai Kembali Muncul

Bagikan

SELONGA�– Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) selama ini dinikmati petani tembakau virginia dalam bentuk uang tunai. Mereka menerima uang dengan jumlah bervariasi, berdasar luasan lahan tanam masing-masing. Namun karena dianggap kurang efektif, wacana DBHCHT dalam bentuk lain kembali disuarakan. a�?Ada saran uang itu bisa untuk pengadaan cangkang kemiri,a�? kata Sekdis Kehutanan dan Perkebunan Lotim HM Abadi.

Dia menjelaskan pengadaan cangkang sebagai bahan bakar omprongan tembakau akan sangat berguna. Selain tepat sasaran, langsung digunakan petani tembakau, dengan pengadaan cangkang, penggunaan kayu dapat ditekan. Hal itu tentu baik bagi lingkungan, mencegah penebangan kayu hutan. a�?Ini untuk kemaslahatan bersama,a�? ujarnya.

Wakil Bupati Lotim H Haerul Warisin mengatakan secara aturan yang berlaku saat ini, DBHCHT memang berbentuk tunai. Namun sejumlah petani mulai berpikir mengubahnya. Di satu kawasan, ia pernah menemui kelompok petani tembakau yang menolak menerima uang. DBHCHT yang menjadi haknya, oleh para petani justru diminta dalam bentuk infrastruktur irigasi. a�?Saya kagum dengan petani yang seperti itu,a�? ujarnya.

Terhadap kemungkinan-kemungkinan lain, ia meminta Dinas Hutbun Lotim segera menindaklanjutinya. Jika memang ada kelompok berkeinginan demikian, agar segera dikumpulkan dan dilakukan rapat untuk mencari kesepakatan. a�?Buatkan berita acara, supaya ada dasarnya,a�? saran Haerul.

Lantas mengapa pemerintah tak berinisiatif? Dia mengatakan hal tersebut semata demi transparansi. Aturan memang menyebutkan dana untuk masing-masing petani pemilik lahan. a�?Kecuali ada permintaan seperti itu,a�? pungkasnya. (yuk/r2)

Komentar

Komentar

Tags:

Anda mungkin juga suka